Banner

Banner
Pemkab OKU

Wong Palembang Bakal Boikot 20 Produk Dari Amerika. Ini Daftarnya

Baturajaradio.com - Pasca pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerussalem bagian dari Israel memicu kemarahan umat Islam di dunia.
Tak terkecuali umat muslim di Palembang. Bahkan mulai pekan ini seluruh produk Amerika yang dipasarkan di Palembang akan diboikot.
Rencannya 2000 umat muslim di Palembang juga akan turun ke jalan memprotes keras pernyataan presiden Amerika tersebut.
Aksi sendiri akan dilakukan pada Jumat (14/12) di Bundaran Air Mancur (BAM) Palembang.
Ketua Bidang Umat KAHMI Sumsel, Umar Said mengatakan, umat Islam di Palembang akan mengelar aksi besar besaran untuk menolak pernyataan Donald Trump dan menyelamatakan Palestina dari kecamuk konflik yang tak berkesudahaan.
Sebelum aksi pihaknya akan terlebih dahulu melakukan solat Jumat berjemaah di Masjid Agung Palembang.
"Kita akan orasi dan mengalang dana untuk membantu Palestina," katanya, Rabu (13/12) saat mengelar rapat p-ersiapan aksi.
Terkait produk yang akan akan diboikot kata Umar pihaknya sudah melakukan inventarasasi. Setidaknya sejauh ini ada 20 produk yang akan disuarakan untuk diboikot.
"Ada 20 produk yang akan kita sosialisasikan untuk di boikot," katanya.
Dari 20 produk tersbeut, terbanyak pada produk makanan dan minuman siap saji. Selain itu makanan dan minuman kemasan.
Namun pihaknya terus mendata produk apa saja yang meski harus diboikot.
"Boikot salah satu cara kita meredam Amerika," katanya.
Pihaknya akan memasifkan seruan boikot produk Amerika ini sendiri, khususnya umat muslim yang ada di Palembang.
Setidaknya dengan pembaikotan ini bisa membuat usaha Amerika yang ada di Palembang anjlok.
"Kita massifkan ya seluruh produk akan kita boikot," katanya.
Setelah menyatakan boikot, pihaknya juga akan melakukan pengalangan dana besar besaran kepada masyarakat Palestina.
Pihaknya akan menargetkan besar besaran dari dana yang tergalang. Dan akan dislaurkan melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT) kemudian akan dikirimkan laangsung ke Palestina.
"Tempo hari kita galang dana untuk Rohingya hampir tembus Rp 5 M, dan saya harap untuk palestina bisa lebih minimal sama," katanya.
(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.