Header Ads


Baturajaradio.com - Presiden Jokowi baru saja meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika di Lombok Tengah, NTB. Berikut 5 pesan untuk pengembangannya.

Dalam rilis dari Kementerian Pariwisata yang diterima detikTravel, Sabtu (21/10/2017) Presiden Jokowi meresmikan langsung Mandalika sebagai satu dari 10 Destinasi Prioritas atau dikenal juga 10 Bali Baru. Hal ini menandakan resmi bergeraknya kawasan yang dikhususkan untuk pariwisata itu. Presiden juga menegaskan kepada investor yang sudah teken kontrak, dengan deadline 6 bulan dari sekarang.

Setelah Presiden meninjau langsung dan mencari tahu lebih dalam, ternyata yang membuat Mandalika sempat 'tertidur' hanya soal payung hukum. Hal ini yang membuat pemerintah daerah tidak berani bertindak jika tidak ada inpres (instruksi presiden) pembebasan lahan. Presiden menegaskan bahwa kita harus dapat mengatasi masalah secara detail. 



"Ternyata hanya selembar kertas payung hukum untuk pembebasan lahan. Pak Gubernur takut, Pak Bupati takut. Kita rapat sekali di Istana, keluar inpres dan tidak ada dua bulan pembebasan (lahan) selesai," ujar Presiden Jokowi.

5 Pesan untuk Mandalika

Lebih lanjut Presiden Jokowi menekankan lima hal. Pertama kepada ITDC (Indonesia Tourism Development Corporation) selaku pengelola KEK Mandalika, Provinsi NTB dan juga Kabupaten. Ia menekankan agar kawasan Mandalika dapat ditata sedemikian mungkin termasuk menjadikannya hijau dan cantik.

"ITDC yang bertanggung jawab dan didukung Pemda Provinsi dan Kabupaten," katanya.

Kedua, agar tata ruangnya baik, lokasi cenderamata harus disiapkan oleh ITDC. Masyarakat pun harus diakomodir sehingga penataanya jelas dan tidak kumuh. Selanjutnya yang ketiga, adalah agar dapat memperkuat konten lokal sebagai karakter arsitektur.

"Jangan dibangun rumah-rumah bergaya Spanyol. Lombok memiliki kekuatan karakter arsitektur yang kuat," jelasnya. 



Kemudian yang keempat, kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya, Presiden Jokowi berpesan agar dapat mendukung keberadaan cafe, restaurant, homestay khususnya toilet agar dapat berstandar internasional. 

"Mumpung sekarang masih dalam tahap awal," ujar Presiden Jokowi.

Terakhir kepada investor, ia menekankan agar dibuat aturan main yang jelas. Kontrak yang jelas. "Beri waktu enam bulan harus dimulai, kalau tidak jalan, cabut. Yang ngantri ingin investasi di Mandalika banyak," tegasnya

Ia mencontohkan saat menerima Emir Qatar Syah Tamim beberapa waktu lalu, Saat itu Presiden mengaku sempat mempromosikan keindahan alam KEK Mandalika. Saat itu Emir Qatar dikatakan Presiden langsung kagum dengan keindahan yang ada di Mandalika. 

"Dia langsung bilang Presiden Jokowi, sudahlah saya ambil semuanya (investasi Mandalika). Saya bilang nanti dulu, saya tahan harga, nanti Syekh kirim tim, jangan maunya diambil semuanya," ujar Presiden Jokowi.

Turut hadir dalam acara peresmian KEK Mandalika Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Gubernur NTB, Muhammad Zainul Majdi, Bupati Lombok Tengah, H.M. Suhaili Fadil Tohir. Serta Menteri Kabinet Kerja seperti Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, dan Menteri Pariwisata Arief Yahya.(travel.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.