Header Ads

5.644 Orang Keluhkan Akses NIK Saat Proses Pendaftaran CPNS

Baturaja Radio - Proses pendaftaran CPNS saat ini sudah memasuki tahap kedua. Ada lebih dari 3 juta orang yang mengakses nomor induk kependudukan (NIK).

"Untuk 60 kementerian, lembaga, dan provinsi, semua pakai NIK. Perlu saya sampaikan, sampai tadi pagi, akses NIK pendaftaran itu 3.735.598 kali NIK diakses. Sebanyak itulah yang daftar CPNS," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/9/2017).


Dia mengatakan ada 5.644 keluhan yang diterima Ditjen Dukcapil terkait akses NIK dalam proses pendaftaran CPNS. Sejauh ini sudah ada 2.488 keluhan melalui telepon, e-mail, aplikasi pesan instan WhatsApp, maupun yang datang langsung ke kantor Ditjen Dukcapil telah ditangani.

"Keluhannya ada 5.644 atau 0,15 persen, yang 99,9 persen tidak ada masalah. Kami tangani 2.488 keluhan, yang 3.156 sedang kita proses," kata Zudan.

Zudan mengatakan permasalahan tersebut disebabkan adanya penduduk yang tidak memperbarui data kartu keluarga. Selain itu, karena adanya warga yang melakukan perekaman ganda hingga NIK-nya tidak ditemukan.

"Pertama, penduduk itu melakukan update KK dengan yang lama, misal pindah penduduk, dan tidak gunakan KK baru setelah pindah. Dipikirnya KK tetap sebagaimana NIK. Kedua, saat pindah penduduk tidak ikuti prosedur berlaku, tidak urus surat pindah, sehingga NIK ganda bisa terjadi," ujar Zudan.


"Ketiga, NIK tidak ditemukan. Dari solusi yang kami coba, kuncinya adalah agar masyarakat pendaftar memasukkan NIK dengan KK yang paling akhir yang dia miliki. Kalau NIK dan nomor KK tidak keluar, gunakan verifikator kedua, NIK kepala keluarga," sambungnya.  (news.detik.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.