Header Ads

AMANKAN RIAYE, POLISI DI OKU TIDAK ADA YANG CUTI

Baturaja Radio - Selama pelaksanaan operasi Ramadniya 2017, seluruh anggota polisi di jajaran Polres Ogan Komering Ulu (OKU) tidak diperbolehkan libur atau mengambil cuti. Penegasan itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Ni Ketut Widayana Sulandari usai memimpin apel Ops ramadniya, di halaman Mapolres setempat, Selasa (20/6).

Larangan cuti anggota tersebut diambil guna memaksimalkan pengamanan serta kenyamanan perayaan Riaye (lebaran,red) idul fitri tahun ini, termasuk pengamanan arus mudik dan arus balik.

Karenanya, AKBP Ni Ketut Widayana menegaskan kepada semua personil di jajarannya harus fokus mengamankan kegiatan lebaran. Kata dia, Polisi dilarang cuti karena Polres membutuhkan personel yang banyak, apalagi wilayah OKU menjadi jalur para pemudik yang hendak menuju ke berbagai daerah melalui jalan lintas sumatera.

Disebutkan Ni Ketut, secara total, ada sekitar 212 personil yang dilibatkan dalam pengamanan Ops Ramadniya tahun ini. kesemuanya telah diplot untuk mengamankan sejumlah titik rawan dan pos penjagaan.

Selain kesiapan pasukan, dalam operasi pengamanan lebaran ini, Polres OKU juga mendirikan  11 pos. Pos-pos tersebut terbagi dalam 4 pos pengamanan, 3 pos pelayanan dan 4 pos pantau.

Sejumlah elemen ikut bergabung membantu pihak kepolisian di pos-pos tersebut. Seperti personil Dishub, TNI, Sat Pol PP, Pramuka hingga tenaga kesehatan dan sarana pendukung lainnya.

Di kesempatan itu, Kapolres mengimbau kepada masyarakat OKU yang mudik, agar mengecek terlebih dahulu keadaan rumah sebelum ditinggalkan, terlebih instalasi listrik agar tidak terjadi kebakaran.

“Selama di perjalanan, para pemudik juga kita ingatkan tidak melanggar aturan lalu lintas, apalagi membawa senjata tajam dan senjata api,” tegas AKBP Ni Ketut. (rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.