Banner

Banner
Pemkab OKU

Nasyiatul Aisyiah Desak Pemerintah Proses Hukum Kasus Penistaan Agama

Baturaja Radio - PP Nasyiatul Aisyiyah mendesak pemerintah untuk memproses hukum secara adil dan transparan terhadap pelaku penistaan agama tanpa kecuali. "Ini termasuk saudara Basuki T Purnama," ungkap Ketua Umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Diyah Puspitarini, kepada republika.co.id, Jumat (4/11).
Menurutnya, situasi sosial politik bangsa Indonesia sedang mengalami kegaduhan disebabkan kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok yang kini sedang ditangani pihak kepolisian. Diyah pun berharap masyarakat Indonesia dapat menjadikan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok sebagai pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali.
"Cinta terhadap negara adalah sebagian dari iman. Sudah sepatutnya kita sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Mari saling menghormati untuk mewujudkan Indonesia yang beradab," tuturnya.

Dia pun mengimbau kepada seluruh peserta aksi unjuk rasa, terutama dari kalangan warga Muhammadiyin, untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan damai. "Bagi warga Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ingin menggunakan hak konstitusinya dengan mengikuti demonstrasi hari ini, diharapkan tetap mengedepankan sikap damai, santun dan menjaga kebersihan," kata Diyah lagi.
Demonstran dari berbagai daerah pada hari ini berencana menggelar unjuk rasa di Ibu Kota untuk mendesak penuntasan kasus dugaan penistaan agama yang melilit Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok). Menanggapi hal itu, Pimpinan Pusat (PP) Nasyiatul Aisyiah mengeluarkan sejumlah pernyataan sikapnya atas aksi massa tersebut.

"Kami mendukung penyampaian pendapat dengan cara yang beradab, salah satunya melalui demonstrasi. Unjuk rasa adalah wadah penyampaian aspirasi dan pengingatan untuk penegakan hukum di Indonesia, terlebih untuk kasus-kasus yang berkaitan dengan ancaman merusak keragaman," ujarnya. (Republika)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.