Header Ads

GURU NGAJI DI OKUS DAPAT "MODAL" BUAT LEBARAN

Baturaja Radio - Sebanyak 750 guru ngaji se- Kabupaten OKU Selatan, kemarin, menerima insentif sebesar Rp 1,2 juta per orang yang disalurkan melalui rekening langsung yang bersangkutan. Sementara sisanya sekitar 700 orang sesuai usulan masih menunggu pengajuan melalui dana APBD Perubahan tahun 2016.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan, H Misnadi mengatakan,  insentif guru ngaji sudah bisa dicairkan sebesar Rp 1,2 juta per orang melalui rekening langsung guru bersangkutan.
"Dan saat ini baru 750 guru ngaji yang berhak menerima insentif, sementara sisanya sekitar 700 orang masih kita usulkan melalui dana APBD Perubahan akhir tahun 2016 mendatang,” ujar Kepala Kesra Kabupaten OKU Selatan, kepada awak media  Rabu (22/6).

Dijelaskannya, pihaknya akan melakukan evaluasi sekaligus verifikasi terkait keberadaan guru ngaji yang jumlahnya terus bertambah.
“Syarat menerima insentif guru ngaji diantaranya harus memiliki surat keterangan dari kepala desa yang bisa dipertanggung jawabkan dengan kriteria bahwa jumlah santri sedikitnya 20 orang, dan sudah mengajar ngaji minimal dua tahun berturut-turut tanpa pernah berhenti,” tegasnya.

Terkait keberadaan tenaga penyuluh Rutan Muaradua, dirinya mempersilahkan berkoordinasi, namun ia menegaskan untuk tenaga penyuluh memang belum ada aturannya. Walaupun atas nama TPA Rutan besar kemungkinan bisa diusulkan insentifnya.
“Saya berharap adanya koordinasi dan kerjasama terkait keberadaan guru ngaji agar terus memberikan laporan secara resmi sehingga insentif akan terus dicairkan,” tandasnya.(rmolsumsel )

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.