Header Ads

SOLAR BABARANJANG DICURI SAAT PERSILANGAN, POLISI CUMA DAPATKAN BARANG BUKTI 10 JERIKEN


 

Baturaja Radio -   Aksi pencurian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar Kereta Api lokomotif Batubara Rangkaian Panjang (Babaranjang) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Kali ini menimpa Lokomotif Babaranjang dari Tanjung Enim ke Tarahan saat persilangan di jalur kereta api wilayah Peninjauan.

Kepala Stasiun Lubuk Rukam, Luis, Sabtu (22/3) siang, menjelaskan awalnya dari laporan Masinis telah terjadi pencurian BBM jenis solar Lokomotif  Babaranjang dari Tanjung Enim ke Tarahan.

Masinis itu melaporkan ke Pusat Kendali (PK) di Palembang, kemudian PK meneruskan informasi ke Petugas Pengatur Kereta Api (PPKA), lalu kemudian diinformasikan ke security piket, langsung security piket melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Peninjauan.

Luis yang baru tiga bulan menjabat sebagai Kepala Stasiun Kereta Api Lubuk Rukam, menjelaskan bahwa kemungkinan para pelaku memanfaatkan waktu pencurian solar pada saat persilangan kereta api yang memakan waktu hampir 1 jam.

"Pada saat persilangan dengan Kereta Api Ekspres dari arah Tanjung Karang bisa memakan waktu satu jam, mungkin saat itulah mereka (pelaku,red) melakukan aksinya," kata Luis.

Sementara itu Kapolres OKU AKBP Dover Christian melalui Kapolsek Peninjauan AKP Syafaruddin didampingi Kanit Reskrim Bripka D. Maryanto, membenarkan kejadian tersebut. Setelah mendapat laporan pihaknya langsung ke TKP.

"Mendapat laporan dari pihak PT KAI, kami beserta jajaran langsung ke TKP, di TKP  ditemukan bekas solar berceceran di dekat rumah sinyal, setelah dikembangkan ditemukan 10 jeriken yang sudah berisi solar di kebun warga sekitar 300 meter dari TKP yang diduga hasil kejahatan," terang Syafaruddin.

Kanit Reskrim Bripka D. Maryanto menambahkan untuk sementara pihaknya baru mengamankan barang bukti 10 jeriken solar.

"Kasus ini masih kita kembangkan, sementara waktu 10 jeriken solar sebagai barang bukti sudah kita amankan," tandasnya (R MOL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.