Header Ads

Pagar DPRD OKU 'Dihiasi' Kondom


Baturaja Radio  -  Ada –ada saja ulah tangan jahil yang menggantungkan kondom bekas dipakai yang didiuga berisi sperma dipintu besi pagar gerbang gedung DPRD OKU, Rabu ( 16/3)

“Kami tejingok barang ini sekitar pukul 16.00, lalu kami perikso ruponyo kondom berisi sperma,” terang salah seorang warga yang ikut menonton kondom yang ditaruh di besi pagar runcing gedung wakil rakyat ini.

Pemandangan yang tak lazim ini menimbulkan berbagai pertanyaan di benak warga yang berlalu lalang disekitar . Tak ayal lagi, kondom warna warni yang diduga berisi cairan sperma dengan bau khas itu menjadi tontonan gratis warga yang sedang menikmati sore hari di Taman Kota Baturaja.

Beberapa warga ada yang nekad melihat kondom berwarna merah dan orange yang diduga berisi sperma ini sudah mulai dikerubungi semut, di pintu pagar keluar ada tiga kondom dan dibawah pagar juga ada dua kondom. Yang berisi banyak satu kondom sedangkan lainnya bekas-bekas cairan diduga sperma.

Beberapa warga mengumpat pelaku yang membuang barang menjijikan itu di kantor yang menjadi symbol Negara. Warga menilai itu kerjaan orang iseng yang kurang kerjaan dan membikin heboh saja.

Namun banyak juga warga yang menyikapi masalah ini dengan acuh tak acuh bahkan ada yang menganggapnya lelucun yang mengundnag tawa. Akibatnya banyak warga tertawa ngakak menyaksikan kondom yang diduga berisi sperma “menghiasi” pintu pagar gedung DPRD OKU.

Terpisah Sekretaris Dewan Herizal Amri SH MSi yang dikonfirmasi via telepon mengaku belum tahu “ Nah aku belum tahu, tadi kami pulang dari belum ada ,”kata Sekwan seraya mengatakan dia akan menghubungi para kabag dan staf di DPRD OKU untuk melakukan kross check tentang isu yang beredar.

Herizal juga mengatakan pihaknya tidak paham, seandainya memang benar ada orang yang sengaja mengantungkan kondom yang diduga berisi sperma Sekwan mengaku heran dan bertanya-tanya apa maksudnya.

Disisi lain Wakapolres OKU Kompol Heri Wibowo SIK SH yang dikonfirmasi via telepon mengaku belum mendapat laporan. Waka Polres mengatakan hingga mala mini belum ada laporan dari pihak DPRD tentang kantong yang berisi kondom yang diduga berisi sperma. (tribunnews)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.