Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

KEMBALI KUMPULKAN HONORER K2, MOLEN TUNTASKAN JANJI SEKALIGUS PAMITAN

Baturaja Radio - Menepati janjinya, Penjabat Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Maulan Aklil kembali mengumpulkan tenaga honorer khususnya Kategori Dua (K2) di lingkungan Pemkab setempat, Jumat (29/1) siang sekitar pukul 14.30 WIB.

Pertemuan yang bertajuk silaturahmi sekaligus menampung aspirasi dan mensinergikan 509 tenaga honor K2 di OKU ini dilaksanakan di Gedung Kesenian Baturaja.

"Sengaja saya kumpulkan kembali disini dalam rangka menepati janji dari pertemuan terdahulu, jangan sampai saya dibilang memanfaatkan tenaga honor ini untuk kepentingan sesaat," ujar Molen mengawali sambutan.

Adapun janji yang sudah dituntaskan dia pada para honorer K2 ini, pertama masalah gaji honorer. Yang sudah dinaikkan menjadi menjadi Rp 750 ribu perbulan.

Meskipun sebetulnya dirinya menginginkan kenaikan gaji honorer jauh lebih besar lagi, sayangnya kata Molen hal itu belum bisa terealisasi, sebab terkendala aturan.

"Jadi kita bisa baru bisa menaikan honor dari Rp 500 ribu menjadi Rp 750 ribu tahun 2016 ini. Alhamduillah janji saya kepada kalian para honorer yang satu ini mengenai kesejahteraan sudah saya tepati," kata Molen disambut tepuk tangan riuh para honorer.

Janji kedua yakni masalah penertiban pendataan honorer. Alhamduillah, kata dia, ini juga sudah ditepati. Bahkan menurut Molen, data honorer K2 OKU ini paling real se Indonesia.

"Jumlah honorer K2 sebanyak 509 ini sudah ada di MenpanRB. Jadi para honorer mesti kompak mengawal hal ini. Honorer jangan tercerai berai. Kompaklah kawal data kalian, simpan baik-baik berkas anda. Sehingga saat ada pengangkatan, berkas kalian sudah lengkap dan siap diangkat menjadi CPNS," katanya.

Molen juga di kesempatan itu mohon pamit dan berterima kasih pada teman teman honorer. Karena mungkin pertemuan yang dilakukannya ini adalah pertemuan terakhir dirinya sebagai Penjabat Bupati.

"Jadi saya tak mau tinggalkan PR yang belum dilaksanakan. Kalau seandainya Molen (dirinya maksudnya), tidak ngegas BKD masalah pendataan honorer ini, mungkin nama kalian tidak nongol di BKD," ujarnya.

Dirinya mengaku konsen dengan masalah honorer ini karena berkaca pada kasus kakak kandungnya sendiri di Pangkal Pinang.

"Saya tidak mau terulang pada kawan kawan seperti Kakakku. Dia dulunya juga honor, tapi digeser oleh anak pejabat. Catat siapa yang menggeser kalian nanti dan untuk itu masing-masing dari kalian pegang data ini dan kawal," tegasnya.

Meskipun ada pernyataan dari MenpanRB tidak ada pengangkatan untuk honorer K2, Molen memompa mereka untuk tetap samangat.

"Tetap semangat. Jangan berfikir negatif. Beruntung kalian K2 dikumpulkan, ibarat orang sakit harapan hidup masih tinggi. Jadi yakinlah, kalau memang rezeki, pasti diangkat (CPNS)," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris BKD, Firdaus Roni mengatakan, pertemuan ini untuk menampung aspirasi honorer K2, dan mensinergikan kinerja honorer K2.

Dia juga mengatakan, bahwa perihal pengangkatan honorer K2 ini bukan kewenangan Bupati ataupun BKD. Tapi yang punya kebijakan adalah MenpanRB. Namun yang jelas, BKD kata dia, siap mengakomodir dan menghantarkan bagi honorer yang memenuhi syarat.

Pemerintah daerah lanjutnya, berkomitmen tidak akan menambah atau mengurangi jumlah tenaga honorer K2. Juga mempunyai langkah kedepannya untuk mengusahakan menjadikan K2 ke CPNS. Namun untuk saat ini Pengangkatan masih terkendala payung hukum.

Untuk itu, pihaknya menghimbau pada segenap Honorer K2 untuk tetap fokus bekerja. Menyiapkan dan merapikan kelengkapan berkas. Tak lupa Ikhlas dan saling support serta jangan saling menghambat. Dan terakhir jangan lupa berdoa. [yip] (http://www.rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.