Korban Kabut Asap Bakal Disantuni Rp 15 Juta
Baturaja Radio - Pelaksana Tugas (Plt) Dinsos Sumsel, Belman Karmuda, terkejut dengan kabar meninggalnya Fadilah Rahma bocah (1,5) tahun.
Dirinya baru mengetahui kabar tersebut dari media yang melakukan wawancara. Ia belum sempat melayat ke rumah duka.
"Innalilahi wainalilahi rojiun. Dimana alamatnya kita baru tahu," ujar Belman, Selasa (3/11) saat dihubungi.
Ia menyesalkan bertambahnya korban akibat kabut asap. Karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel sudah berupaya mendirikan rumah singgah untuk membantu korban kabut asap.
"Upaya kita sudah maksimal untuk mendirikan rumah singga dan sebagainya untuk menangani korban kabut asap," katanya.
Belman meminta untuk keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada pihaknya. Dengan menyertakan surat menyurat yang menyatakan almarhuma meninggal akibat asap.
"Kita minta rongent dari medis sebagai data kita untuk kita laporkan ke pusat," katanya.
Jika memang terbukti benar anak tersebut meninggal akibat asap maka pemerintah akan mengeluarkan santunan sebesar Rp 15 juta kepada keluarga korban.
"Aturannya bagi korban mendapatkan santunan sebesar Rp 15 juta," katanya.
Namun untuk memberikan santunan tersebut pihaknya membutuhkan laporan dari korban. Sehingga data-data yang dibutuhkan bisa dilampirkan.
"Kita minta keluarga korban segera melaporkan kejadian ini kepada kami," katanya.(Tribunnews.com)

Tidak ada komentar