Selain Membatik, Narapidana Sumsel Juga Diajari Menyulam

Baturaja Radio - Narapidana yang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan dibina dengan berbagai keterampilan sesuai minat dan bakatnya.
"Narapidana atau warga binaan tidak hanya diberikan pembinaan mental tetapi juga berbagai keterampilan sehingga setelah menjalani masa hukumannya bisa kembali ke tengah masyarakat dan memanfaatkan keterampilannya sebagai bekal hidup," kata Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Sumsel Budi Sulaksana di Palembang, Selasa (15/9/2015).
Dia menjelaskan, beberapa keterampilan yang diberikan kepada para narapidana seperti membatik, menyulam, perbengkelan dan keterampilan lainnya sesuai dengan kondisi lokasi lembaga pemasyarakatan dan kemampuan warga binaan.
Sebagai contoh, pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Palembang, pihaknya memberikan pelatihan kepada warga binaan berupa keterampilan membatik bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Yayasan Puspa Antariksa dan beberapa lembaga lainnya.
Warga binaan wanita diberikan pelatihan keterampilan membatik. Selain bisa dijadikan modal untuk membuka usaha setelah dibebaskan, diharapkan juga dapat melestarikan warisan seni budaya leluhur bangsa Indonesia itu.
Selain membatik, warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Wanita juga diberikan pelatihan keterampilan membuat roti dan keterampilan lainnya yang biasa dikerjakan oleh kaum hawa.
Menurut dia, berdasarkan evaluasi pembinaan keterampilan terhadap para narapidana yang telah dilakukan selama ini,
hasilnya cukup baik karena selain bisa mengisi waktu selama menjalani pembinaan juga bermanfaat untuk bekal menjalani kehidupan selanjutnya setelah selesai menjalani hukumannya.
"Selain itu juga pelatihan keterampilan bisa memotivasi warga binaan untuk membangun usaha melalui keterampilan yang dimilikinya dan tidak sedikit yang telah berhasil," katanya. (TribunNews)
Tidak ada komentar