Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Rupiah Diprediksi Bergerak di Level 14.250-14.375

Baturaja Radio - Menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Amerika Serikat rupiah kian mencemaskan. Di pasar spot, Selasa (8/9), kurs rupiah terhadap USD melemah 0,1 persen ke 14.280. Sejalan, kurs tengah rupiah di Bank Indonesia (BI) turun 0,36 persen ke 14.285.

Suluh Adil Wicaksono, Analis PT Millenium Penata Futures, mengatakan, kemarin rupiah sempat tergelincir hingga ke 14.350. Namun ia menduga BI intervensi, sehingga rupiah sedikit membaik.

Depresiasi rupiah akibat cadangan devisa negara yang turun menjadi 105 miliar dolar AS dari bulan sebelumnya 107 miliar dolar AS. "BI menggunakan untuk stabilisasi rupiah dan makro ekonomi," ujar Suluh. Persoalannya, upaya BI ini tak mampu menahan koreksi rupiah karena tekanan eksternal kuat.

Trian Fathria, Research and Analyst Divisi Treasury, Bank BNI Tbk menambahkan, pasar mulai khawatir atas membengkaknya utang luar negeri Indonesia. Per triwulan II-2015 utang luar negeri Indonesia 304,29 miliar dolar AS atau jauh di atas cadangan devisa.

Trian berharap, pengumuman stimulus ekonomi pemerintah hari ini dapat memberi sentimen positif. Ia menebak, rupiah menguat di 14.250- 14.300. Prediksi Suluh rupiah di 14.250-14.375. (tribunnews)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.