Pihak PT SEMEN Baturaja “Bungkam” Terkait Tenaga Asing
Baturaja Radio – Seperti yang di ungkapkan Anggota DPR RI Komisi VI Wahyu Sanjaya Politisi Partai Demokrat asal Dapil II Sumsel pada Minggu (23/8 red) adanya tenaga kerja asing yang bekerja di PT SEMEN Baturaja (PT SB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU ) Sumatera Selatan.
Sejauh ini pihak manajeman PT Semen Baturaja (PTSB) (Persero) belum bisa berkomentar banyak terkait tenaga kerja asing asal China, yang dipekerjakan untuk pembangunan pabrik semen baru Baturaja dua.
“Yang jelas memang ada karena pemenang tandernya orang asal China”terang Humas PTSB Gili Apri Braja, pada Senin (24/8) saat di konfirmasi iruang kerjanya.
Sebagai pemenang tander yakni Sinoma asal china, tentunya kata dia, pihak sinoma akan memperkejakan pekerja asal negaranya, namun para pekerja tersebut adalah pekerja ahli dibidangnya. Sebelum itu juga kata dia pemenang tander telah koordinasi dengan atasan dan mengetahui peraturan tentang tenaga asing sesuai perundang-undangan.
“Ibarat kata kami hanya menerima kuncinya, nah semuanya sebelum kunci diserahkan pihak Sinoma bertanggung jawab, yang jelas nanti yang dipekerjakan untuk pembangunan baturaja dua adalah pekerja ahli (pekerja asing red)”katanya.
Untuk pekerja lokal sendiri lanjut dia akan tetap ada perbandinganya lebih banyak pekerja lokal. Sementara jika pabrik baturaja dua sendiri telah selesai dibangun tentu pihaknya akan melaksanakan perekrutan karyawan baru secara terbuka. Saat ini saja lanjutnya, jumlah karyawan PTSB mencapai 350 orang tentu itu akan bertambah jika pabrik baru telah dioprasikan.
“Kemungkinan awal tahun 2016 pembangunan pabrik baturaja dua akan dilakukan”ungkapnya.
Disoal menggenai sejauh mana tahapan pembanunan pabrik yang diketahui Baturaja dua itu, Gili mengatakan saat ini masih dalam persiapan lahan yang akan dibangun. “Pabriknya tetap didaerah dekat pabrik satu, sekarang masih tahap persiapan seperti perataan tanah dan pengusuran jalan”ungkapnya.
Sementara untuk stok tambang kapur yang telah meluas diareal pabrik tersebut dijelaskanya akan ditopang tambang batu kapur baru yang beradai di kawasan desa laya. “Tambang batu kapur baru tentu disiapkan untuk pabrik Baturaja ďua”tukasnya.
Sejauh ini pihak manajeman PT Semen Baturaja (PTSB) (Persero) belum bisa berkomentar banyak terkait tenaga kerja asing asal China, yang dipekerjakan untuk pembangunan pabrik semen baru Baturaja dua.
“Yang jelas memang ada karena pemenang tandernya orang asal China”terang Humas PTSB Gili Apri Braja, pada Senin (24/8) saat di konfirmasi iruang kerjanya.
Sebagai pemenang tander yakni Sinoma asal china, tentunya kata dia, pihak sinoma akan memperkejakan pekerja asal negaranya, namun para pekerja tersebut adalah pekerja ahli dibidangnya. Sebelum itu juga kata dia pemenang tander telah koordinasi dengan atasan dan mengetahui peraturan tentang tenaga asing sesuai perundang-undangan.
“Ibarat kata kami hanya menerima kuncinya, nah semuanya sebelum kunci diserahkan pihak Sinoma bertanggung jawab, yang jelas nanti yang dipekerjakan untuk pembangunan baturaja dua adalah pekerja ahli (pekerja asing red)”katanya.
Untuk pekerja lokal sendiri lanjut dia akan tetap ada perbandinganya lebih banyak pekerja lokal. Sementara jika pabrik baturaja dua sendiri telah selesai dibangun tentu pihaknya akan melaksanakan perekrutan karyawan baru secara terbuka. Saat ini saja lanjutnya, jumlah karyawan PTSB mencapai 350 orang tentu itu akan bertambah jika pabrik baru telah dioprasikan.
“Kemungkinan awal tahun 2016 pembangunan pabrik baturaja dua akan dilakukan”ungkapnya.
Disoal menggenai sejauh mana tahapan pembanunan pabrik yang diketahui Baturaja dua itu, Gili mengatakan saat ini masih dalam persiapan lahan yang akan dibangun. “Pabriknya tetap didaerah dekat pabrik satu, sekarang masih tahap persiapan seperti perataan tanah dan pengusuran jalan”ungkapnya.
Sementara untuk stok tambang kapur yang telah meluas diareal pabrik tersebut dijelaskanya akan ditopang tambang batu kapur baru yang beradai di kawasan desa laya. “Tambang batu kapur baru tentu disiapkan untuk pabrik Baturaja ďua”tukasnya.
sumateradeadline.com
Tidak ada komentar