DPRD OKU Desak PT Semen Baturaja Segera Atasi Debu
Baturaja Radio - Semakin parahnya dampak lingkungan dari PT Semen Baturaja yang sudah menjadi santapan sehari – hari warga Kota Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan terutama masyarakat yang berdomisili di tingkat ring satu membuat wakil rakyat geram.
Semenjak berdirinya pada Tahun 1974 silam PT Semen Baturaja hingga kini dampak lingkungan berupa debu belum ada solusi untuk mengatasinya dengan alasan pabrik yang memproduksi semen ini sudah terlalu tua.
Hal ini di ungkapkan Romlan Kurniawan,SE Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia yang di dampingi Ir.Agus Wahyudin.MM Direktur Produksi dan Pengembangan PT Semen Baturaja Rabu sore (18/3) dalam kesempatan acara silahturahmi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKU di aula PTSB.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKU yang di pimpin langsung Oleh Wakil Ketua DPRD Dra.Hj.Indrawati Syahrial, Ferlan ID Murod, dan segenap Anggota DPRD OKU mendesak PT Semen Baturaja segera menuntaskan dampak lingkungan yang sangat meresahkan masyarakat Kota Baturaja.
Seperti di ungkapkan Yopi Sahrudin.S.Sos Ketua Komisi I DPRD OKU, seharusnya perusahaan segera mengatasi debu yang sudah meresahkan, dan ini tidak boleh di biarkan berlarut – larut.
“Seharusnya perusahaan segera mengatasi debu yang sudah meresahkan, dan ini tidak boleh di biarkan berlarut – larut. Bahkan beberapa hari yang lalu nyaris memakan korban jiwa, 2 orang pekerja luka bakar yang cukup parah akibat semburan debu panas”ungkap Yopi.
Senada juga di katakan Malkomar Du’i.SH Ketua Komisi II DPRD OKU, “kita patut mencontoh PT Semen Cibinong, tak satupun warga sekitar resah dengan dampak lingkungan. Kita sudah melihat sendiri saat study banding, kan ironis sudah sekian tahun berdirinya PT Semen Baturaja belum juga tuntas untuk mengatasinya.
Lain halnya dengan Yudi Purna Nugraha.SH Politisi asal PKB ini dengan semangat yang berapi – api dia meminta untuk menutup perusahaan pembuat semen ini.
“Setiap warga negara mempunyai hak hidup layak dan hidup sehat, dari pada meresahkan masyarakat sepanjang tahun lebih baik perusahaan ini di tutup saja,” tegas Yudi seraya memaparkan undang – undangnya.
Namun ironisnya, jawaban diplomasi yang di sampaikan pihak PT Semen Baturaja sangat bertolak belakang dengan keinginan wakil rakyat OKU, malahan pihak perusahaan berencana untuk membangun pabrik baru sebagai solusi mengatasi dampak lingkungan.
“Kita berencana akan membangun pabrik baru, yang nantinya peralatannya serba canggih” jawab Romlan seakan persoalan selama ini pabrik tua yang di salahkan.
Pernyataan inilah yang membuat Anggota DPRD OKU semakin geram, dan akhirnya DPRD OKU sepakat meminta kepastian jawaban pihak perusahaan untuk mengatasi debu yang meresahkan.
“Kita tunggu satu bulan kedepan jawabannya, dan tidak bisa di tawar – tawar lagi” tutup Indrawati Syahrial.
(sumateradeadline.com/)

Tidak ada komentar