OKU Hanya Miliki 1 Mobil Derek
Baturaja Radio - Meskipun berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang setiap hari dilewati ribuan kendaraan, namun tidak serta merta membuat fasilitas pelayanan publik di kabupaten OKU saat ini memadai. Contohnya saja mobil derek, ternyata di Bumi Sebimbing Sekundang hanya terdapat satu unit. Itupun kondisinya sudah tidak layak pakai lagi.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) OKU, Firmansyah, kemarin (05/01/2015), mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan kendaraan derek. Kebutuhan ini bukan tanpa alasan mengingat kondisi jalan lintas di OKU menanjak dan banyak jurang.
‘Kita sangat membutuhkan kendaraan derek. Maksimal kita membutuhkan derek berkapasitas 10 ton,” kata Firmansyah.
Firmansyah menjelaskan, kebutuhan mobil derek ini bisa dikatakan mendesak sejak beberapa tahun lalu. Buktinya, sudah dua tahun ini Dishub OKU mengusulkan pengadaan mobil derek berkemampuan 10 ton kepada pihak provinsi. Sayangnya, penggajuan itu tidak pernah terealisasi.
“Sering kita tanya ke provinsi, namun jawaban mereka selalu akan diajukan dan diajukan. Tahun ini kita ajukan lagi ke pihak provinsi. Harapan kita pengajuan yang sama bisa terealisasi di tahun 2015 ini. Kita sangat membutuhkan mobil derek ini. Terlebih mengingat jalan di OKU menanjak dan berbukit. Bahkan banyak jalan berjurang. Khususnya di Kecamatan Pengandonan dan Ulu Ogan,” kata Firmansyah.
Selain itu kata dia, arus lalulintas kendaraan besar di OKU bisa dikatakan padat. “Mengapa kita butuh derek berkemampuan 10 ton, sebab kendaraan yang lewat di jalan lintas OKU banyak kendaraan-kendaraan besar, seperti truk dan fuso,” jelasnya.
Disinggung mengapa pengadaan mobil derek ini tidak dianggarkan pada APBD Induk 2015, Firmansyah menjelaskan, tahun ini dari APBD OKU mereka memfokuskan anggaran ke perawatan fasilitas yang sudah ada.
“Tidak ada pembangunan baru. Baik itu haltebus dan fasilitas lainnya. Paling yang ada, tanda jalan dan sebagainya,” katanya.
Firman menambahkan, sebenarnya Dishub OKU sudah ada 1 unit derek. Namun mobil derek ini bisa dikatakan tak layak lagi. Mengingat tahun kendaraan yang sudah tua. Kapasitas kemampuan memang 5 ton, namun seiring kondisi kendaraan tahun tua, kemampuan saat ini paling tinggal 2 ton.

Tidak ada komentar