Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Teror Bom Di PT. Semen Baturaja




Baturaja Radio -  Teror bom yang dilakukan orang tak dikenal senin pagi (2/4) diterima oleh karyawan PT. Semen Baturaja, teror tersebut dikirim melalui pesan singkat ( SMS ) kepada Kabang SDM Juharto dan Kabag Pertambangan Yogi pada jam yang hamper bersamaan  yaitu Pukul 06.33 WIB diterima oleh kabag SDM sementara Kabag Pertambangan diterima pada pukul 06.14 WIB dan sms tersebut  berbunyi  “Allahuakbar Antek-antek Pemerintah harus dimusnakan termasuk anda semua orang. Tepat pukul 10 ini akan kami ledakan. Allahuakbar ! “ . Setelah berselang beberapa menit kemudian SMS susulan pun dikirimkan oleh peneror dengan No yang sama yaitu +6285*64321*** yang berisi “ Allahuakbar ! PT Semen akan kami musnakan dengan BOM dengan gaya ledak yang tinggi tepat jam 10 pagi.” Merasa terancam karyawan yang menerima sms terror tersebut langsung melaporkan teror tersebut kepada pihak keamanan setempat dan langsung dilaporkan kepada Satuan Gegana Brimob  Polda Sumsel.

Tim Gegana yang  dipimpin oleh AKBP Mulyadi Kanit Penjinak BOM  Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumsel yang dibantu oleh Detasemen C  Subden I OKU Timur saat  tiba dilokasi kejadian, langsung berkoordinasi dengan pihak PT Semen Baturaja dan langsung dilakukan penyisiran di sejumlah tempat yang dicurigai namun setelah beberapa jam dilakukan penyisiran  Tim Penjinak Bom tidak menemukan  benda mencurigakan.
Reza Kasubag Humas PT Semen saat dikonfirmasi  membenarkan adanya teror tersebut dan pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib untuk menyelidiki kasus ini dan untuk pengamanan di area pabrik PTSB lebih ditingkatkan lagi dengan memeriksa kendaraan yang keluar masuk dari pabrik PTSB, ujar Reza

Sementara itu Kanit Penjinak BOM Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumsel  AKBP Mulyadi saat dikonfirmasi membenarkan ancaman terror tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab melalui pesan singkat kepada dua orang karyawan PTSB, setelah mendapat ancaman karyawan tersebut  melapor kepada pihak keamanan dan diteruskan kepada  Detasemen C Satbrimob yang ada di Belitang, dan kemudian dilaporkan kepada Tim Gegana Polda Sumsel, hasil dari penyisiran  dari seluruh titik yang ada di PTSB  hasilnya tidak ada ditemukannya  bahan peledak ataupun bom seperti yang diancamkan melaui SMS tersebut, ujar Mulyadi.  Masih dilanjutkan Mulyadi pihaknya belum biasa menyimpulkan motif yang dilakukan oleh pelaku dan saat ini pihaknya masih menyelidiki pemakai no handphone tersebut  bekerja sama dengan Polres OKU, tegasnya
Dengan adanya teror tersebut Pabrik PTSB masih tetap beroperasi seperti biasanya, namun lebih meningkatkan keamanan pada pintu keluar masuk PTSB.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.