Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Uji Coba Roket RH 122

Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoedin bersama Dankdiklat AD Letjen TNI Gatot Nurmantyon, Asrenal Laksana Muda TNI Ade Supandi, Danpuslatpur Kol Inf M Facruddin, Rabu (28/3) melakukan uji coba peluncuran Roket R Han 122. Roket R Han 122 merupakan hasil karya anak dalam negeri untuk meningkatkan alat utama system petahanan (Alutsista) yang dibantu oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) dan dibantu oleh komunitas iptek dan industry strategis yang termasuk dalam Konsorsium Roket Nasional, Konsorsium tersebut dibentuk pada tahun 2007 dan sudah mampu mengembangkan roket R Han 122 dan akan di uji coba sebanyak 50 buah di lapangan Puslatpur Kemelak Baturaja Kab. OKU. Roket R Han merupakan Derivasi dari pengembangan roket sebelumnya yang berkaliber 122 mm dengan kecepatan maksimum 1,8 mach dan berfungsi sebagai senjata yang berdaya ledak opimal dengan darat kedarat dan berjarak tembak 15 KM. Peluncuran Roket yang dipusatkan Dilapangan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kemelak Baturaja OKU, ditembakkan kearah Puslatpur Martapura Kab. OKU Timur untuk mengetahui akuratisasi sasaran tembak dari roket RH 122 itu sendiri karena Roket tersebut masih dalam rangka uji coba dan masih butuh penyempurnaan pada masa yang akan dating. Demikianlah yang disampaikan oleh Wamenan RI Sjafrie Sjamsoeddin seusai peluncuran roket RH 122 kemarin “ Ini merupakan tahap uji coba alat pertahanan RI berupa Roket, roket ini sendiri diproduksi dan teknologi yang dipakai merupakan hasil karya anak bangsa dengan didukung oleh Kementerian Ristek dan beberapa Industri lainnya, Roket ini sendiri pada tahun 2014 akan dikembangakan lebih baik lagi karena saat ini roket RH 122 jarak tembaknya hanya 2 Digit ( kurang dari 100 KM ) dan pada tahu 2014 nanti akan kita naikan menjadi 3 digit ( lebih dari 100 KM ) karena tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memproduksi lebih banyak lagi, namun target sampai tahun 2014 adalah 1000 roket dan jika dibandingkan dengan membeli keluar negeri lebih murah produksi dalam negeri yang hanya Rp 27 juta untuk satu roketnya, jadi cukup murah dibanding beli dinegara lain, ujar Wamenhan RI. Wamenhan RI juga menjelaskan jika uji coba roket ini merupakan uji coba ke II, dimana pada tahun 2010 lalu juga pernah dilakukan uji coba dengan menggunakan system peladakan manual dan tahap ke II sudah menggunakan digital system serta pada tahun 2014 nanti kita akan menggunakan kemampuan roket saat ini yaitu multy lounch rocket system dan roket ini sendiri akan dikendalikan oleh Kops Marinir, Armed dan TNI AD pada khususnya, dan pada tahun 2014 nanti roket ini merupakan alat persenjataan yang dimiliki oleh TNI, tegas Wamenhan Sementara dalam memproduksi roket ini Kementerian Pertahanan yang berkabolorasi dengan Kementerian Ristek melibatkan beberapa industry dan lembaga lainnya yang memiliki peran strategis diantaranya PT Dirgantara Indonesia yang berperan dalam pengembangan struktur dan desain roket, PT PINDAD yang mengembangkan Launcher dan Firing System menggunakan Flatform GAZ, Nissan dan perkasa yang sudah dimodifikasi dengan laras 16/warhead dan mobil launcher ( Hulu Ledak), PT Dahana berperan dalam menyediakan Propellant, dan PT Krakatau Stell berperan sebagai pengembang material tabung dan struktur Roket. Sementara pendukung peluncurana roket diantaranya adalah BMKG yang berperan sebagai penyedia alat untuk menentukan jatuhnya roket dan ITB turut menyediakan system kamera nirkabel untuk menangkap dan mengirim gambar saat roket sampai dilokasi target/ sasaran.
Deputi Menristek Bidang Relevansi dan Produktivitas Iptek DR Teguh Raharjo saat diwawancarai menyebutkan pihaknya akan terus bekerja sama dengan Kemenhan bersama perusahaan pendukung untuk mengembangkan roket RH 122 sebagai alat pertahanan yang mutahir yang dihasilkan oleh dalam negeri, singkat Teguh. Dalam peluncuran Roket RH 122 ini turut disaksikan oleh oleh Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf SH MM, Kapolda Sumsel, dan Pangdam II Sriwijaya. Berselang beberapa saat seusai peluncuran roket rombongan Wamenhan langsung menuju Puslatpu OKU timur untuk melihat titik sasaran ledak yang dihasilkan roket RH 122.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.