Jembatan Layang Jebol
Baturaja Radio - Jembatan layang SPK yang terletak di Jl. Garuda Lintas Sumatera Desa Air Paoh jebol akibat truk angkutan batu bara yang melintas dengan melebih tonase, Jumat (3/2). Akibatnya mobil yang ingin melintasi jalan tersebut harus antrean karena hanya bisa dilewati satu jalur saja. Tidak hanya itu mobil dengan muatan diatas tonase 10 ton dilarang melintasi jembatan untuk mengantisifasi supaya jembatan tersebut tidak bertambah jebol. Saat ini petugas sudah memasang tanda peringatan di lokasi jembatan untuk menghindari hal-hal yang tak di inginkan. Kondisi jembatan jebol akibat lantai penahan cor lepas dari sambungan yang di las dengan lebar 1 meter serta panjang 2 meter dan beberapa besi cor lantai lepas dari rangkaian. Disekitar jembatan yang jebol tersebut tampak tumpahan batu bara yang jatuh dari mobil pengangkut Batubara.
Mengetahui kondisi jembatan jebol pihak Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Satlantas Polres OKU langsung meninjau ke lokasi. Mengingat jembatan tersebut tidak bisa menahan beban berat Kepala Dinas Perhubungan Firmansya ST dan Kasat Lantas Polres OKU AKP Menang Sinulingga. Saat ini mereka sudah berkoordinasi dengan pihak terkait di kabupaten tetangga untuk menginformasikan bahwa ada jembatan jebol sehingga tidak bisa dilewati mobil tonase diatas 10 ton.
Sementara itu Dinas PU Bina Marga OKU diwakili oleh Muazim saat meninjau ke lokasi mengatakan saat ini pihaknya sudah melaporkan kasus ini ke Departemen PU karena jalan tersebut termasuk jalan negara dan merupakan jalan lintas tengah. “Petugas dari Depertemen PU sudah dalam perjalanan berikut membawa sejumlah peralatan dan semen khusus,” kata Muazim.
Sampai berita ini disusun petugas mulai membersihkan puing-puing aspal dari lubang jembatan yang jebol, sementara itu kendaraan yang tonase melebihi 10 ton masih tertahan di sejumlah halaman rumah makan dan SPBU di Kota Baturaja.
Tidak ada komentar