Pasang Iklan Berbayar Disini

Pasang Iklan Berbayar Disini

Program Seragam Sekolah Gratis Belum Terealisasi, Achmad Fahri Renaldi Minta Bupati Evaluasi Disdik OKU



baturajaradio.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, menggelar Rapat Paripurna Ke-XXIII Masa Persidangan Ke-1 Tahun Sidang 2026, Selasa (22/9/2026), bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten OKU.


Rapat paripurna tersebut digelar dalam rangka pengambilan keputusan dan penandatanganan keputusan bersama terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten OKU Tahun Anggaran 2026.


Rapat turut dihadiri Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah. Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD OKU dari Fraksi Partai Hanura, Achmad Fahri Renaldi, S.T., yang juga Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemda) sekaligus anggota Komisi I DPRD OKU periode 2024–2029, menyampaikan interupsi.


Interupsi tersebut berkaitan dengan program seragam sekolah gratis yang menjadi salah satu program yang sebelumnya disampaikan Pemerintah Kabupaten OKU.

Fahri mempertanyakan mengapa hingga saat ini program tersebut belum terealisasi dan belum terdapat kejelasan dari Dinas Pendidikan Kabupaten OKU mengenai pelaksanaannya.

“Kami ingin menanyakan kepada Bapak Bupati tentang program seragam sekolah gratis. Menurut kami, visi dan misi Pak Bupati ini sangat bagus dan kami sangat mendukung program tersebut. Apalagi dananya sudah ada. Namun, kenapa sampai saat ini belum terealisasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten OKU?” ujar Fahri dalam interupsinya.

Menurut Fahri, persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian karena masyarakat mulai mempertanyakan kapan program seragam sekolah gratis tersebut dapat direalisasikan.

Ia mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya menerima dan mendengar pertanyaan masyarakat mengenai kejelasan program tersebut.

“Sudah banyak masyarakat yang menanyakan tentang program ini. Kami minta tolong kepada Pak Bupati untuk mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan demi nama baik Pak Bupati di masyarakat,” tegasnya.

Fahri juga mengingatkan agar program yang telah menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah dapat segera dilaksanakan apabila seluruh persyaratan dan anggarannya telah tersedia.

“Jangan sampai masyarakat menilai negatif terhadap Pak Bupati karena belum ada realisasi tentang seragam sekolah gratis sampai sekarang. Bagaimana mau meningkatkan pendidikan di Kabupaten OKU kalau program Pak Bupati sampai sekarang saja masih belum dijalankan oleh Kepala Dinas Pendidikan OKU,” katanya.

Fahri menilai, kejelasan mengenai program tersebut penting disampaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan tanda tanya dan persepsi yang beragam mengenai pelaksanaannya.

Dalam penyampaian interupsi tersebut, Fahri menyebut Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah tidak memberikan jawaban secara langsung atas pertanyaan yang disampaikannya.

“Saat saya menanyakan hal tersebut, Pak Bupati diam saja dan tidak menjawab,” terang Fahri saat dikonfirmasi.

Ia berharap persoalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten OKU, khususnya Dinas Pendidikan, sehingga masyarakat memperoleh kepastian mengenai pelaksanaan program seragam sekolah gratis.

Fahri menegaskan bahwa DPRD OKU pada prinsipnya mendukung program-program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan meringankan beban masyarakat. Namun, dukungan tersebut menurutnya perlu diikuti dengan pelaksanaan program yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

sumber : https://liputan4.com/program-seragam-sekolah-gratis-belum-terealisasi-achmad-fahri-renaldi-minta-bupati-evaluasi-disdik-oku/

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.