PENCAIRAN DANA ADVERTORIAL ” DIDUGA KOTOR DAN JOROK “

baturajaradio.com - Dalam kegiatan Bupati atau pemkab oku untuk pemberitaan dan peliputan harus melalui kontrak atau MOU yang ditangani ferry iswan kepala Bagian Humas Pemkab. OKU baik media cetak, online, elektronik dan TV.

Tahun 2021 ini bagi media yang ingin meliput Advertorial harus ada kesepakatan atau menandatangani MOU dan dinegosiasi langsung dengan Kabag Humas mengenai besar kontrak dan acara kegiatannya untuk diliput,anehnya Staf dan jajarannya tidak dilibatkan oleh humas oku hal pencairan pendanaan dan pemberkasan berkas.

Negosiasi kontrak liputan Adv. (Diduga ada Perjanjian nilai kontrak dan setoran setelah pembayaran ADV antara media dan Kabag. Humas),Hal itu diduga keterlibatan beberapa media yang sudah dibayar dan setoran tetapi media tersebut belum bisa disebutkan untuk menjaga privasi media yang bersangkutan.

Nilai Kontrak peliputan Adv. berpariasi mulai dari 2,5 juta rupiah sampai dengan 15 juta rupiah per media yang meliput.

Menurut keterangan salah satu wartawan media online yang juga digiring melakukan negosiasi dengan Kabag Humas “media tersebut diminta,media itu tidak mau menurutkan keinginan Kabag humas.

sementara media tersebut tidak mau menyetor ke kabag Humas setelah pencairan, bahkan ia siap melakukan pembatalan liputan ADV, karena sesuai aturan setiap pembayaran adv kami sudah dikenakan PPH dan PPN untuk apa memberi Fee atau setoran dengan kabag humas ferry Iswan” disini kelihatan sekali permainan kotor dan jorok dihumas oku.ucapnya.

Kemudian menurut keterangan staf humas oku, melalui no WA.bahwa dana ADV sudah cairkan pada hari Kamis tgl 15/04 untuk seluruh media cetak dan online,yang meliput Advertorial giat plh bupati oku 2021.tapi kami selaku jajaran humas tidak dilibatkan terkait pembayaran adv ke media masing2,semua pencairan langsung ditangani ferry iswan selaku kabag humas penguasa penuh dihumas oku.ungkapnya.

Dan ditempat terpisah awak media tersebut mengkonfirmasikan ke sekda oku akmad tarmizi melalui Ferry iswan Humas oku.lewat no wa nya,namun kabag humas oku tidak menanggapi sama sekali apa yang dipertanyakan awak media.

Sumber Artikel:: http://koran-one.com/2021/04/17/pencairan-dana-advertorial-diduga-kotor-dan-jorok/



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.