Tak Pulang 4 Hari, Petani di Lahat Ditemukan Wafat di Bebatuan Curup Desa Padang Gumay

Tak Pulang 4 Hari, Petani di Lahat Ditemukan Wafat di Bebatuan Curup Desa Padang Gumay 


Baturajaradio.com --   Keluarga dan warga Desa Padang Gumay Kecamatan Gumay Ulu  Kabupaten Lahat, tak menyangka dan terkejut saat mendapati Fikri (66) sudah dalam keadaan tak bernyawa atau meninggal diatas bebatuan di kawasan air terjun (Curup)  petai Desa setempat.  

Penemuan yang membuat keluarga syok tersebut bermula Fikri, sudah empat hari tidak pulang ke rumah. 

Awalnya,  Fikri diketahui warga pergi ke kebun. Namun, sore itu ia gak pulang. 

Keluarga sendiri beranggapan korban bermalam  di kebun.

Namun,  setelah empat hari warga merasa khawatir dan akhirnya memutuskan untuk menjemput dan mencarinya.  

"Korban berkebun namun sudah empat hari tak pulang dan saat ditemukan sudah meninggal, "terang Warno (51) warga setemat.  

Kejadian ini dibenarkan Kapolres Lahat,  AKBP Achmad Gusti Hartono,  SIK melalui Paur humas,  Aiptu Lispono,  Senin (1/3/2021).

Menurutnya,  atas informasi warga anggota Polsek Pulau pinang mendatangi lokasi dan selanjutnya anggota langsung mengevakuasi korban dan dibawa dengan menggunakan ambulan ke puskesmas Gumay Ulu.

Atas permintaan keluarga korban, untuk tidak dilakukan otopsi/Ver dikarenakan kuat dugaan kematian korban bukan disebabkan oleh suatu tindak pidana namun kecelakaan pada saat hendak pulang  dari kebun.

Jalur dilintasi  kondisi jalan jurang/terjal bebatuan serta kondisi korban sudah tua dan penglihatan sudah berkurang. 

"Atas keterangan saksi korban sudah 4 hari tidak pulang kerumah. Kondisi korban dengan posisi tengkurap di atas bebatuan serta kondisi tubuh sudah dalam keadaan rusak dan mengeluarkan bau menyengat,"tambahnya.





(https://sumsel.tribunnews.com/2021/03/01/tak-pulang-4-hari-petani-di-lahat-ditemukan-wafat-di-bebatuan-curup-desa-padang-gumay)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.