Positif Virus Corona atau Covid-19 Bertambah 3 Orang, Kota Palembang Belum Perlu Penerapan PSBB

berikut-obat-ampuh-penawar-virus-corona-3-diantaranya-mudah-didapatkan-tapi-miliki-efek-bahaya.jpgbaturajaradio.com - Jumlah positif COVID-19 di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali bertambah tiga kasus pada 15 April 2020.

Berdasarkan data terbaru ini jumlah orang yang terkonfirmasi positif virus Corona menjadi 22 orang.

Adapun rincian kasus konfirmasi baru ini yaitu untuk kasus 20 dengan usia 68 tahun jenis kelamin laki-laki  domisili Palembang dengan status kasus transmisi lokal.

Kemudian, untuk kasus 21 usia 27 tahun dengan jenis kelamin perempuan, domisili Palembang dengan status kasus masih diselidiki.

Terakhir, kasus 22 dengan usia 50 tahun, jenis kelamin perempuan, domisili Palembang dan status kasus masih diselidiki.

"Meski sudah ada tambahan kasus Palembang belum jadi zona merah, karena masih ada yang diselidiki. Untuk kasus 20 status lokal itu dari kasus OKU tapi bukan dari kasus 03," kata jubir penanganan kasus Covid-19 di Sumsel, Yusri, Rabu (15/4/2020).

Yusri menjelaskan, beberapa kasus positif memang transmisi lokal, tapi masih sebatas penularan antar keluarga, dalam suatu rumah dan anggota keluarga yang tertular tengah menjalani isolasi mandiri.

"Ada tiga orang yang masih isolasi mandiri, tidak ada gejala, OTG (Orang Tidak ada Gejala) karena rumah sakit kita saat ini penuh, masih banyak orang-orang yang lebih membutuhkan perawatan," ujar Yusri.

Untuk saat ini, menurut Yusri, kota Palembang masih belum perlu penerapan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar karena zonanya sendiri belum ditentukan.

PSBB sendiri diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dan untuk pengajuan juga butuh kajian epidemiologis, kemudian pertimbangan, keamanan juga sarana prasarana, selain juga kecukupan pangan bagi masyarakat.

"Jadi Palembang belum kalau untuk PSBB. Transmisi lokal di sumsel umumnya terbatas di satu keluarga," jelasnya.

Yusri menyebutkan, data orang dalam pemantauan (ODP) total berjumlah 2.255 orang dengan rincian ODP selesai pemantauan 1.672 orang dan ODP selesai dalam pemantauan 583 orang.

Sedangkan untuk pasien dalam pemantauan (PDP) total 79 orang, dengan selesai pemantauan 55 orang serta tengah dalam proses perawatan 21 orang. Selain itu, ada pula penambahan PDP baru 2 orang.

Sementara itu, untuk sampel dilakukan pemeriksaan PCR 288 orang dengan rincian sampel positif sebagaimana diumumkan jubir nasional sebanyak 22, sampel negatif 96, dan dalam proses pemeriksaan 110.(mg3)


Sumber>>https://palembang.tribunnews.com/2020/04/15/positif-virus-corona-atau-covid-19-bertambah-3-orang-kota-palembang-belum-perlu-penerapan-psbb.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.