Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Sukabumi Terus Naik

Cabai yang dijual di pasar (ilustrasi)baturajaradio.com -Harga cabai merah di pasar tradisional Kabupaten Sukabumi terus mengalami lonjakan harga. Pasokan cabai ke pasaran berkurang akibat dampak musik kemarau.

Peningkatan harga ini didasarkan data dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi pada pekan terakhir di Juni 2019.

Pantauan harga ini dilakukan di delapan pasar tradisional Sukabumi yakni Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Sukaraja, Surade, dan Sagaranten.

"Komoditas cabai merah untuk semua jenis naik," ujar Kepala DPKUM Kabupaten Sukabumi Ardiana Trisnawiana kepada wartawan. Cabai merah keriting misalnya rata-rata naik dari Rp 33.438 per kilogram menjadi Rp 45.813 per kilogram.

Contohnya di Pasar Cisaat dari Rp 30 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Pasar Cibadak Rp 40 ribu per kilogram menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Ardiana menambahkan, cabai merah besar rata-rata naik dari Rp 42.250 per kilogram menjadi Rp 54.250 per kilogram. Di Pasar Cisaat harganya naik dari Rp 45 ribu per kilogram menjadi Rp 60 ribu per kilogram dan Pasar Cibadak Rp 40 ribu per kilogram.

Cabai rawit hijau rata-rata naik Rp 24.750 per kilogram menjadi Rp 32.125 per kilogram. Di Pasar Cisaat harganya naik dari Rp 28 ribu per kilogram menjadi Rp 38 ribu per kilogram.

Di Pasar Cibadak naik dari Rp 24 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Selanjutnya cabai rawit merah rata-rata naik dari Rp 28.857 per kilogram menjadi Rp 35.429 per kilogram.

Misalnya di Pasar Cisaat naik dari Rp 32 ribu per kilogram menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Di Pasar Cibadak naik dari Rp 25 ribu per kilogram menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Ardiana menuturkan, petugas tetap memantau pergerakan harga sembako di pasaran termasuk cabai. Sehingga harga di pasar dapat terkendali dengan stabilnya pasokan sembako. (https://nasional.republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.