Bencana longsor di OKU Selatan, Material Longsor Tutupi Jalan Penghubung Antar Desa

BREAKING NEWS : Bencana longsor di OKU Selatan, Material Longsor Tutupi Jalan Penghubung Antar Desabaturajaradio.com -Langganan terjadi longsor karena diguyur hujan lebat sejak Sabtu Malam, badan Jalan Raya Desa Kemu Ulu kembali mengalami Bencana longsor.

Longsor yang terjadi di Desa Kemu, tepatnya di Jalan Penghubung Desa Kemu Ulu menuju Desa Simpang Pancur Kecamatan Pulau Beringin yabg terjadi sekitar pukul 05: WIB Minggu (7/7/2019).

Longsor yang menutupi badan jalan yang diperkirakan dengan ketebalan berkisar 3 meter tersebut sempat mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas.

Hal itu dibenarkan Camat Pulau Beringin Putra Jaya, bahwa badan jalan longsor dengan ketinggian 3 meter sehingga kendaraan sempat terkendala saat melintas.

"Semalam di guyur hujan Deras, sehingga longsor terjadi di dua titik, kendala sempat lumpuh beberapa jam,"kata Dia.

Disampaikan Camat, material longsor yang berupa Semak Pepohonan dan Tanah dengan volomue ketinggian berkisar 3 meter dan panjang mencapai 20 meter.

"Kalau panjangnya, keseluruhan berkisar 20 meter badan jalan yabg tertutup longsor,"kata Dia.

Kendati demikian, tidk terdapat korban jiwa pada Bencana longsor tersebut, sedangkan lokasi longsor memang merupakan wilayah yang kerap mengalami Bencana longsor.

Dari pantauan Sripoku.com, badan jalan yang terkena material longsor menutup badan jalan sepanjang berkisar 20 meter dan ketebalan 3 meter akhirnya dapat dilewati sekira pukul 12.00 WIB, Minggu (7/7/2019).

Longsor yang terjadi di Desa Kemu Ulu Kecamatan Pulau Beringin Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan tersebut sempat mengakibatkan kendaraan tidak dapat melintas.

Beruntung, berkat Perangkat Desa dan Warga dan di bantu anggota Koramil dan Anggota Polsek setempat material longsor berupa material tanah dan semak pepohonan dapat disingkirkan, sehingga kendaraan relah dapat melintas.

Kapolsek Pulau Beringin Iptu Hery Sulistyo dikonfirmasi mengatakan bahwa material longsor telah dapat disingkirkan melalui gotong royong warga dan petugas Polsek setempat.

"Dilakukan gotong royong oleh warga dan perangkat Desa dan dibantu juga oleh petugas polsek dan Koramil kita,"ujar Kapolsek.

Akhasil, material longsor sudah dapat diatasi, sehingga lalu lintas sudah kembali berjalan normal walaupun beluk sepenuhnya material longsor disingkirkan.

"Sekitar pukul 12.00 WIB, Kendaraan sudah dapat melintas, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan mobil,"terang Heri.

Sementara Camat Pulau Beringin Putra Jaya, mengatakan Longsor terjadi disebabkan guyuran hujan deras tersebut terjadi sekira Pukul 05.00 WIB.
"Informasi yang kita terima terjadi sekitar pukul 05.00 WIB, karena guyuran hujan sejak Sabtu malam,"kata Dia

Tidak terdapat korban jiwa dalam bencana longsor tersebut, diketahui longsor dikarenakan guyuran hujan deras yang terjadi sejak Pukuk 22.00 WIB Sabtu malam.

Material tanah yang menutupi badan jalan yang masih tersisa, memerlukan kendaraan alat berat ekvakator dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan. (https://palembang.tribunnews.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.