Banner

Banner
Pemkab OKU

Tahun Depan Herman Deru Yakin Seluruh Desa di Sumsel Teraliri Listrik

Tahun Depan Herman Deru Yakin Seluruh Desa di Sumsel Teraliri Listrikbaturajaradio.com -Dalam rangka meningkatkan hubungan dan harmonisasi antara stakeholder dan PT. 

PLN (persero) yang berada di wilayah kerja Kota Palembang, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Herman Deru menghadiri Multistakeholder Forum (MFS) 2019, di Hotel Santika Premiere, Kamis (20/06).

Gubernur Sumsel H. Herman Deru menuturkan, Listrik telah menjadi kebutuhan masyarakat mulai dari kota hingga ke pelosok desa, namun demikian tantangan saat ini tidaklah sederhana karena untuuk membuat gardu induk faktanya butuh pendekatan humanis. 

Mewakili seluruh masyarakat Provinsi Sumsel, Saya acungkan jempol untuk PLN atas inovasi yang sangat dirasakan masyarakat, apalagi sekarang ada inovasi prabayar,” tuturnya 

Menyimak sambutan General Manager PLN unit induk wilayah Sumsel, Jambi, dan Bengkulu yang menyatakan di Provinsi Sumsel masih terdapat sekitar 62 Desa yang belum teraliri Listrik. 

Herman Deru mentargetkan pada tahun 2020, desa-desa tersebut harus teraliri listrik apapun strateginya.

Bahkan jika tidak bisa memakai jaringan yang ada, dengan tegas Herman Deru mengatakan akan diinisiasi dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Kalau tidak bisa juga kita buat PLTD, bener jadi Saya tidak main-main karena saya pernah punya pengalaman kabupaten yang saya pimpin 100%. Kalau ini kan hanya 62 desa tidak begitu banyak.

Mangkanya saya tawarkan ini, PLN kalau ada hambatan dalam mengaliri listrik, Pemprov Sumsel membuka diri untuk membantu,” ungkapnya 

Lebih jauh orang nomor satu di Provinsi Sumsel ini menerangkan, masyarakat sangat menantikan listrik hingga pelosok desa, apalagi Provinsi Sumsel ini merupakan penghasil energi terbesar agak prihatin kalau suplai listrik kemana-mana termasuk batu baranya tapi di Provinsi Sumsel masih ada yang belum terpenuhi listriknya. 

Nah ini mungkin kalau bisa segara dilakukan inovasi, kalaupun jaringan sulit bisa diinisiasi dengan PLTS, karena akan ada perasaan ketidakadilan kalau ini tidak segera terpenuhi,”  pungkasnya. (http://www.rmolsumsel.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.