Banner

Banner
Kapolres OKU

Dolar AS Melemah di Tengah Kekhawatiran Perdagangan Global

Karyawan menghitung mata uang dolar Amerika Serikat di gerai penukaran mata uang asing. ilustrasibaturajaradio.com -Kurs dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (13/5) atau Selasa (14/5) pagi WIB. Pelemahan dolar AS ini terjadi di tengah meluasnya kekhawatiran di kalangan investor tentang meningkatnya ketegangan perdagangan global.

Gejolak dalam ketegangan perdagangan global telah menjalar ke seluruh pasar Amerika Serikat, memicu kekhawatiran akan prospek pertumbuhan ekonomi global. Wall Street menjalani hari perdagangan pertama pekan ini, dengan aksi jual tajam di semua tiga indeks utama di antaranya, indeks Dow sempat jatuh lebih dari 700 poin selama sesi sore hari.

Franc Swiss, secara luas dianggap sebagai aset safe haven, naik tajam terhadap greenback pada perdagangan Senin (13/5). Satu dolar bernilai 1,0065 franc Swiss di sekitar penutupan pasar, mundur hampir 0,6 persen dari level 1,0125 franc pada Jumat lalu (10/5).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,01 persen menjadi 97,3217 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah pada penutupan menjadi 1,1231 dolar AS dari 1,1231 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2965 dolar AS dari 1,3007 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6950 dolar AS dari 0,6997 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,33 yen Jepang, lebih rendah dari 109,90 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 1,0065 franc Swiss dari 1,0125 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3467 dolar Kanada dari 1,3421 dolar Kanada.(https://republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.