Banner

Banner
Pemkab OKU

Pembangunan Jalan Tol PPKA Capai 90 Persen

baturajaradio.com -Progress pembangunan jalan tol Pematang Panggang Kayuagung (PPKA) di sesi III, STA 162+600 sampai dengan STA 177+600 (stasioning trase), KM 307+115 sampai dengan KM 322+115 (kilometer jalan tol) pekerjaannya mencapai 90 persen.

Dipastikan April mendatang akses yang dilintasi kendaraan dari Tol Pematang OKI bisa dilewati oleh kendaraan, Minggu (3/2/2019).


Kepala Divisi PT Waskita Karya Gunadi Soekarjo melalui Manager Sesi III Waskita Karya Ir H Ludi Wardani didampingi Bagian Teknik Bimayantiya ST menjelaskan, untuk pelaksanaan pekerjaan jalan tol Pematang Panggang Kayuagung, berjalan dengan lancar dan hingga kini progress pembangunannya sampai 31 Januari 2019 mencapai 90 persen.

Untuk progress pengerjaan jalan tol PPKA sebenarnya ada sepanjang 77 kilometer dan ada beberapa sesi.

Namun, pihaknya hanya kebagian pelaksanaan sepanjang 15 kilometer dan di sesi III.

Demikian, untuk jalan tol Kayuagung Palembang (Kapal) sepanjang 33 kilometer dengan lebar 50 meter, dan tol Betung mencapai 78 kilometer.

“Pembangunan jalan tol PPKA ada beberapa sesi dan untuk sesi III sepanjang 15 kilometer dan lebar 50 meter yang didukung oleh konstruksi At grade sepanjang 5,235 KM, ekevated sepanjang 9,765 KM. Untuk bangunan crossing, box culvert ada 8 unit, dan box underpass ada 1 unit, untuk jalan penghubung, jembatan pendek ada 4 unit,” jelas Bima kepada wartawan yang optimis proyek PPKA akan selesai tempat waktu. Apabila cuaca bagus.

Ketika ditanya terkait wilayah desa dan kecamatan yang dilalui oleh pembangunan jalan tol PPKA yang dikerjakan oleh sesi III. Bagian Teknik PPKA Sesi III, Bima menyebutkan, untuk desa yang dilintasi jalan tol yakni, Desa Suka Damai Kecamatan Pedamaran OKI, di STA 171+330 sampai STA 173+100, Desa Serinanti Kecamatan Pedamaran OKI, STA 173+100 sampai STA 175+700, dan Kelurahan Kedaton Kecamatan Kayuagung OKI, STA 175+700 sampai STA 177+600.

Sementara itu, pantauan di lapangan proyek pembangunan jalan tol Pematang Panggang Kayuagung, sepanjang 77 kilometer dan Kayuagung Palembang (Kapal) sepanjang 111 kilometer dengan lebar 50 meter, hingga kini lancar dan ganti rugi lahan sudah hampir selesai.

Hanya saja ada beberapa tuntutan warga di beberapa titik terkait lingkungan, sawah dan perkarangan rumah yang belum terperhatikan. Demikian untuk jalan-jalan rusak yang dilalui kendaraan perusahaan PT Waskita Karya, sebagain akses jalan sudah diperbaiki.

“Alhamdulillah atas perhatian pemerintah terkait pembangunan jalan, karena kalau tidak dibangun jalan tol ini, dipastikan kemacetan jalan terjadi dimana-mana, khususnya di wilayah Jalan Lintas Timur OKI hingga Kabupaten OI dan Palembang,” ungkap Wakil Ketua Jaringan Pendamping Kinerja Pemerintah (JPKP) Kabupaten OKI, Ali Musa yang sangat bersyukur dengan adanya Jalan Tol, Kayuagung-Palembang bisa ditempuh dengan waktu 1,5 jam.

Masih kata Ali, dengan bertambahnya kendaraan setiap tahunnya, sudah wajar pemerntah harus menambah akses jalan.

“Saya harap, Jalan Lintas Timur dan Jalan Provinsi Palembang dan Jalan Kabupaten Kota juga diperhatikan. Sebab, jalan-jalan tersebut masih menjadi prioritas masyarakat untuk membawa hasil panen petani tanpa harus merogoh kocek,” tandasnya. (http://palembang.tribunnews.com)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.