Banner

Banner
Pemkab OKU

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Warga Diimbau Waspada

Erupsi Gunung Anak Krakatau terlihat dari KRI Torani 860 saat berlayar di Selat Sunda, Lampung, Selasa (1/1/2019).baturajaradio.com -Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Kamis (3/1) pukul 12.03 WIB dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 1.600 m di atas puncak atau sekitar 1.710 m di atas permukaan laut. Letusan ini untuk yang kedua kali di hari ini. 

Berdasarkan sumber data KESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. 

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 31 mm dan durasi kurang lebih 1 menit 10 detik. Tidak terdengar suara dentuman

"Saat ini Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga)," ujar lembaga tersebut seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Republik.co.id,Kamis (3/1).

Ia menyebut ada beberapa rekomendasi terkait status Gunung Anak Krakatau ini di antaranya masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius lima kilometer dari kawah.
Sebelumnya di hari yang sama, Gunung Anak Krakatau, Lampung meletus pada Kamis (3/1) pukul 10.17 WIB. 

Adapun tinggi kolom abu teramati kurang lebih setinggi 2.000 meter (m) di atas puncak yaitu 2.110 m di atas permukaan laut. 

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. 

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 8 detik. Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III atau Siaga. 

Lembaga ini menyebut ada beberapa rekomendasi yaitu masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 kilometer dari kawah. (https://nasional.republika.co.id)
 




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.