Banner

Banner
Pemkab OKU

Cara Menanam Daun Sirih dengan 3 Teknik Mudah

baturajaradio.com - Indonesia merupakan negara yang kaya dengan tanaman obat tradisional salah satunya adalah daun sirih. Tumbuhan yang satu ini sangat efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit yang sering menyerang anggota keluarga kamu. Oleh karena itu kamu bisa menanam tanaman daun sirih ini di kebun kamu untuk dijadikan tanaman obat. Manfaat daun sirih untuk kesehatan sudah teruji secara ilmiah, pada daun sirih terkandung zat aktif seperti kavicol, hidroksikavisol, tannin, minyak atsiri, estragol, allylpyrokatekol, kavibetol, fenil propana, cadinen serta zat-zat lain yang berkhasiat untuk kesehatan tubuh.
Dengan banyaknya kandungan zat aktif tersebut, daun sirih dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit seperti asma, penghilang bau ketiak, radang tenggorokan, penyakit kulit, mengobati eksim, mengobati sakit gigi, mengobati keputihan, menyembuhkan sariawan sampai bisa juga digunakan untuk memperlancar haid pada wanita.
Bagi kamu yang belum mengetahui daun sirih kamu bisa melihat dari ciri-cirinya bentuk daun bulat oval seperti telur dengan warna hijau tua serta bentuk pohon memanjang sampai 10-15 meter, bagian batang banyak dililit oleh sulur serta bentuk bunga daun sirih berbentuk bulir dengan panjang 3-6 cm yang ada di ujung cabang.

Cara Praktis Menanam Daun Sirih
Tanaman daun sirih sangat mudah untuk dibudidayakan, kamu bisa menanamnya di halaman atau pekarangan rumah. Jadi ketika sewaktu-waktu membutuhkan daun ini untuk obat kamu tinggal mengambilnya di dekat rumah. Berikut beberapa teknik menanam daun sirih.

Cara Menanam Daun Sirih dengan Teknik Stek
Teknik merupakan cara termudah untuk menanam daun sirih. Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pupuk kompos dan pasir dengan perbandingan komposisi 3:3:1. Masukan media tanam ke dalam polybag atau pot dengan ukuran diameter 10 cm. Jangan lupa untuk melubangi bagian bawah polybag agar bila dilakukan penyiraman, air tidak menggenangi akar tanaman daun sirih.
Selanjutnya adalah mendapatkan bibit daun sirih dengan metode stek. Ambil bibit stek ini dari batang daun sirih yang cukup tua. Potong batang daun sirih tersebut sepanjang ruas kemudian rendam di dalam air selama kurang lebih 15 menit. Tancapkan batang stek yang sudah direndam tadi ke dalam media tanam. Lakukan penyiraman secara rutin setiap pagi dan sore hari. Selain itu untuk awal-awal tempatkan tanaman daun sirih di tempat yang teduh sampai tunas baru tumbuh. Ketika tunas daun sudah banyak tumbuh barulah pindahkan ke lahan tanam yang sesungguhnya.

Cara Menanam Daun Sirih dengan Teknik Merunduk
Cara ini bisa dilakukan untuk menanam daun sirih, sebab meskipun pohon daun sirih tumbuh meninggi tetapi percabangan daun sirih justru tumbuh merambat pada pohon lain yang disebut sulur. Cara menanam daun sirih seperti kerap dilakukan pada jenis daun sirih maupun sirih hitam.
Pilih batang sulur daun sirih yang panjang kemudian atur agar sulur tersebut bisa merunduk atau menjuntai hingga menempel dengan media tanam. Media tanam yang digunakan sama dengan media tanam yang lain yakni tanah, pupuk kompos dan pasir dengan perbandingan 3:3:1. Dengan melakukan penyiraman secara teratur, bagian sulur daun sirih yang menempel pada media tanam tersebut akan mengeluarkan akar tanaman.

Cara Menanam Daun Sirih dengan Teknik Stek Air
Selain dua cara di atas kamu juga bisa menanam daun sirih dengan menggunakan cara stek air. Caranya adalah dengan memotong batang sulur daun sirih yang sudah cukup tua kemudian direndam batang sirih tersebut ke dalam air. Perlu diperhatikan daun sirih yang terendam air hanya bagian batang sulurnya saja dan tempatkan pada lokasi yang lembab. Setelah beberapa saat akar tanaman daun sirih akan mulai tumbuh. Setelah akar tanaman sudah mulai tumbuh pindahkan bibit daun tersebut ke dalam media tanam.
Tanaman daun sirih sangat membutuhkan banyak asupan air untuk mendukung proses pertumbuhannya. Oleh karena itu tanaman ini perlu disirami secara rutin sekitar dua kali sehari agar kebutuhan airnya terpenuhi dengan baik. Ketika tanaman sudah tumbuh besar dan akar tanaman sudah cukup kuat maka penyiraman cukup dilakukan sekali saja.
(https://caratanam.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.