Banner

Banner
Pemkab OKU

Pastikan Daya Listrik Aman untuk Asian Games 2018, PT JSC Lakukan Ujicoba

Baturajaradio.com - Guna mengecek kekuatan listrik untuk kompleks Jakabaring Sport City (JSC) saat perhelatan Asian Games 2018 Agustus mendatang, PT. JSC akan melakukan ujicoba kelistrikan.

Rencananya, ujicoba tersebut akan dilakukan pada 1 Agustus malam mendatang.

Direktur Utama PT. JSC Bambang Supriyanto mengatakan, pihaknya akan melakukan hal tersebut untuk mengetahui apakah daya yang ada saat ini sudah memadai atau tidak.

Pasalnya, beberapa venue ada yang membutuhkan daya tambahan sehingga harus diuji kembali.

“Terutama di malam hari, kita akan hidupkan seluruhnya. Baik yang ada di venue maupun lampu di dalam dan luar ruangan. Termasuk juga AC, peralatan-peralatan semua minimal 2 jam. Jadi kita tau berapa total kebutuhan listrik diserap selama Asian Games 2018 ini,” ujarnya saat diwawancarai Jumat (27/7/2018).

Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengatasi segala hal terkait kelistrikan di kompleks olahraga tersebut.

Satu diantaranya ialah, mengurus Sertifikat Layak Operasi (SLO) agar standar keamanannya terpenuhi.

“Kita kemarin telah melakukan rapat koordinasi intensif dengan PLN selaku pemilik Power dari energi listrik. Kita berkali-kali melakukan koordinasi bahkan kemarin kita juga berkoordinasi tentang kebutuhan daya tersebut,” ungkapnya.

Bambang mengatakan, setiap venue tidak sama dalam kebutuhan daya tersebut. Sebagai contoh Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) yang akan dipakai untuk perhelatan cabang olahraga Sepakbola Wanita nanti, membutuhkan paling tidak 853 KvA.

“Cuma nanti saat Asian Games kita harus menambah daya itu. Karena nantinya banyak power tambahan yang akan diserap oleh GL Event. Disana akan ada banyak tenaga yang terpakai, baik broadcast maupun tunda media dalam dan luar negeri. Ini bukan daya kecil, lumayan besar dan harus kita perhitungkan,” urainya.

Sehingga pihaknya tak ingin ambil resiko jika nantinya daya tersebut akan over, dan menyebabkan masalah pada saat pelaksanaan nanti.

Pihaknya akan melakukan pengujian dan simulasi jika terjadi apapun yang bersifat menghambat di bidang daya kelistrikan tadi.

“Nanti juga ada tambahan yang namanya daya multiguna. Nanti daya ini yang akan digunakan untuk mengcover kebutuhan tersebut,” jelasnya. (mg5)

(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.