Header Ads

Korban Perahu Tenggelam di Rote Belum Ditemukan

Baturaja Radio - Tim gabungan pencari tiga korban perahu tengelam di perairan Do,o, Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur terus melakukan pencarian terhadap tiga korban tengelam yang belum ditemukan.

Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Rote Ndao Yes Nalle, ketika dihubungi dari Kupang, Sabtu (6/5), mengatakan, operasi pencarian terhadap tiga korban yang belum ditemukan itu masih dilakukan tim SAR gabungan.

Tiga korban dinyatakan hilang setelah perahu tanpa nama yang ditumpangi ketiga korban yaitu Riki Mesak, Rian Fanggidae dan Seven Ndolu terbalik karena diterang gelombang di perairan Do,o dalam pelayaran dari pantai Ba,a menuju pulau Ndao.

"Dalam operasi pencarian yang berlangsung hari kedua ini belum ada tanda-tanda ketiga korban yang hilang itu ditemukan. Pencarian sudah dilakukan sejak pukul 06.00 wita hingga pukul 18.00 wita namun tetap nihil," kata Nale.

Dalam memudahkan operasi pencarian tim Basarnas memilih bermalam di Pulau Do,o sekitar 50 mil laut dari Ba,a, ibu kota Kabupaten Rote Ndao.

Menurut Nalle, pencarian masih terus dilakukan terhadap ketiga korban melibatkan tim Basarnas dari Kupang, berjumlah 16 orang dibantu anggota TNI AD dari Koramil Ndao serta delapan anggota keluarga korban serta sejumlah pihak lainnya. "Operasi pencarian akan dilanjutkan pada hari Sabtu (7/5) dalam kordinasi Basarnas Kupang," ujar Nalle.

Kecelakaan perahu yang menimpa 10 orang siswa SMA Negeri I Lobalan, Kabupaten Rote Ndao yang baru menyelesaikan ujian nasional dan dinyatakan lulus, terjadi Sabtu (5/5) pukul 15.45 wita di wilayah perairan Do,o, Kecamatan Ndao Nuse, Kabupaten Rote Ndao. Rombongan tersebut rencananya akan menuju pulau Ndao untuk merayakan kelulusan mereka di pulau terselatan di Indonesia itu.

Sementara itu ketujuh korban lainnya yang berhasil diselematkan warga di Pulau Ndao Nuse telah dievakuasi ke Ba,a, Jumat (6/5).(republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.