Header Ads

10 Ribu Peserta Ramaikan Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 di Sabang

Baturaja Radio - Bertempat di titik 0 KM, Sabang, Aceh, event akbar Gowes Pesona Nusantara (GPN) 2017 dibawah payung Ayo Olahraga Kemenpora akan dimulai. Sebanyak 15 pesepeda yang merupakan tim inti akan dikawal oleh 10 ribu masyarakat setempat untuk bersepeda menuju finis di Magelang, Jawa Tengah pada 9 September 2017 yang bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional (Haornas).
Para pesepeda ini akan menempuh jarak sekitar 5.000 km dari Sabang untuk finis di Magelang dengan mengambil rute sejumlah kota dan kabupaten di bagian barat Indonesia. Dari setiap kabupaten yang dilewati, mereka akan mengambil air dan tanah yang nantinya akan dijadikan satu menjadi monumen di Gunung Tidar.  
Acara serupa juga berlangsung di Merauke mewakili timur Indonesia, serta Atambua dan Tarakan dari Indonesia tengah. Selain mengajak seluruh masyarakat untuk berolahraga, ada misi pariwisata yang juga dibawa dengan memperkenalkan kekayaan budaya setempat.
Terkait GPN 2017 Sabang, Deputi III Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta menyatakan, daerah di ujung barat Pulau Sumatra itu siap menyelenggarakan event ini. Pada Sabtu pagi, pria asal Yogyakarta itu secara simbolis akan melepas tim yang berisikan 15 pesepeda yang membawa ianah dan air dari titik 0 KM Sabang menuju Sabang Fair.
"Tim inti yang berisikan 15 pesepeda telah siap memulai petualangannya bersepeda dengan membawa tanah dan air dari titik 0 KM Sabang," tutur Isnanta kepada media di Sabang, Jumat (12/5).
Kemenpora mengapresiasi Bupati setempat yang sangat efektif menggerakkan sekolah, dinas perhubungan, dan elemen masyarakat lainnya sehingga acara ini dismbut antusias.
Dari keempat titik dimulainya perhelatan akbar GPN 2017 secara serempak melalui daerah terluar dan bagian perbatasan Indonesia, menjadi jawaban atas kebijakan Presiden Joko Widodo terkait program pembangunan melalui Nawa Cita.
"Kebijakan Presiden RI Joko Widodo telah terjawab melalui event olahraga GPN 2017 ini. Sebelumnya beliau meminta pembangunan dimulai dari daerah terluar, terdepan, perbatasan, di mana pada keempat titik tersebut kita sudah memulai perhelatan ini dalam upaya membangun masyarakat berolahraga," kata Isnanta. (republika.co.id)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.