Banner

Banner
Pemkab OKU

Tanah Longsor Terjadi di Gunung Cibentang Bandung, Warga Diungsikan

Baturaja Radio - Tanah longsor terjadi di wilayah Gunung Cibentang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Warga desa sekitar mengungsi karena tanah longsor yang menutupi aliran Sungai Cibintinu.

Longsor dari ketinggian 150 meter itu terjadi pada sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat (7/10/2016). Warga di Kampung Pasirluhur RT 05/RW 07, Desa Lebak Wangi, dan Warga Desa Wargaluyu mengungsi untuk mencegah terjadinya banjir akibat tertutupnya aliran sungai akibat longsor.

"Supaya warga di sana tidak khawatir dan was-was, kami segera melakukan evakuasi terhadap warga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Karena pencegahan lebih baik untuk saat ini," ujar Wakapolres Bandung Kompol Tri Suryanti dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Sabtu (8/10/2016).

  Tri mengatakan, saat ini seluruh personel jajaran dari Polres Bandung sudah disiagakan di sekitar lokasi longsor. Selain itu personel TNI, Pemkab Bandung serta anggota BPBD juga ikut bersiaga.

"Sebisa mungkin apa yang harus kami lakukan akan kami laksanakan. Kalau warga perlu bantuan kami beserta seluruh instansi siap membantu," tutur Tri.

Untuk mengantisipasi longsor susulan, seluruh tim gabungan dan warga bersiaga di beberapa titik. Sementara warga yang diungsikan berada di lokasi pengungsian yang tersebar.

"Para warga adanya yang siaga di Jembatan Cibintu untuk memantau bila ada longsor susulan. Untuk anggota kami dibantu dari TNI, BPBD, Tagana melaksanakan pengamanan di blok Pasir Nangkod," kata dia.

Tri mengimbau seluruh warga tidak kembali ke rumahnya mengantisipasi longsor susulan. Di sekitar area longsor sudah dibentangkan garis polisi agar masyarakat tidak mendekat.

"Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak BPBD untuk longsor susulan kemungkinan kecil tidak akan terjadi. Tapi tetap untuk antisipasi kita lakukan. Jadi warga tetap berada dulu di tempat aman sampai situasi benar-benar kondusif," kata dia.

Ada 400 orang yang mengungsi di tempat terpisah yakni Masjid dan Madrasah Al Hud dan Posyandu Aster. Sementara tim gabungan akan melanjutkan pembersihan material longsor besok pagi.

"Sekarang masih siaga dan sedang membersihkan aliran sungai yang tertutup oleh tanah longsor," ujar Tri.(Detik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.