Banner

Banner
Pemkab OKU

Mabes Polri Amankan warga Malaysia dan Sabu-sabu Sebanyak 20 Kilogram

Baturaja Radio - Tim gabungan dari Markas Besar (Mabes) Polisi Republik Indonesia (Polri) dan Polisi Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (5/10) sekitar pukul 10.00, berhasil mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak 20 Kg lebih di Palembang.
 
Sabu dengan nilai puluhan miliar rupiah tersebut, didapatkan dari dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Chong Kim Tian (27) dan Aaron A Chew (22).

Keduanya yang diketahui merupakan warga Sabah Malaysia tersebut, diamankan saat tengah menginap di rumah yang juga dijadikan toko di Jalan Karet RT 10/3 Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang.

Namun, untuk saat ini, kedua tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mabes Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mabes pada Kamis (6/10) pagi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Sripo, ungkap kasus narkoba berskala besar dan jaringan Internasional tersebut, berawal setelah Tim Mabes Polri melakukan pemantaun sudah sejak lama.

Setelah mendapatkan data dan informasi yang akurat serta mengetahui sasaran target berada dan menuju ke Palembang, kedua tersangka dan barang bukti pun langsung dilakukan penangkapan.

Kedua tersangka, datang dari Negaranya Malaysia ke Palembang dengan membawa barang bukti sabu menggunakan transportasi udara dan langsung mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaraddin (SMB) II Palembang, Selesa (4/10).

Setelah mendarat, keduanya pun langsung menuju ke lokasi penangkapan yang selanjutnya untuk istirahat dan bermalam.

Pada keesokan harinya, Rabu (5/10) sekitar pukul 10.00, tim gabungan dari Mabes Polri dan Polda Sumsel pun langsung bergerak cepat dengan melakukan penggrebekan.

Tak sia-sia, dalam penggrebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti narkoba jenis sabu.

Mendapat hal tersebut, petugas pun langsung membawa kedua tersangka dan barang bukti ke Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan sebelum akhirnya dibawa ke Mabes Polri pada keesokan harinya, Kamis (6/10).

Terkait dengan adanya informasi uangkap kasus ini, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Djoko Prastowo saat dikonfirmasi membenarkan akan perihal tersebut.

"Iya benar ada tapi dari Mabes dan kita hanya mendampingi saja," jelasnya saat ditemui usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Assaadah Polda Sumsel, Jumat (7/10).

Dan karena ini dari Mabes, dikatakannya, sehingga pelaku dan barang bukti pun langsung dibawa ke Mabes untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan pengembangan.
 
"Ini jaringan besar dan banyak sehingga masih dikembangkan," terangnya.
Sementara itu, Ketua RT 10/3 Kelurahan 24 Ilir, Edi (70), membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Ada yang ditangkap dua orang tapi itu bukan warga kita dan itu adalah warga Malaysia," jelasnya saat ditemui di rumahnya, Jumat (7/10).

Di tempat tersebut, dikatakannya, kedua pelaku hanya numpang menginap saja sebelum akhirnya akan melanjutkan perjalanan kembali.

"Baru nginap di sana semalam dan saat itu juga tidak izin," terangnya.

Selain itu, dikatakannya, saat dilakukan penangkapan, barang bukti sabu milik keduanya di simpan di dalam koper yang berada di lantai dua.

"Satu koper penuh dan saya baru lihat sekali inilah, seperti sagu," ungkapnya.(http://palembang.tribunnews.com)
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.