Header Ads

Polisi Tembak Perampok Bersenjata Api di OKU

Baturaja Radio - Dua bandit bersenpi ini ditembak polisi saat akan merampok tauke karet. Keduanya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba menyerang petugas saat akan ditangkap.

Menurut informasi, aksi kawanan perampok yang sudah cukup meresahkan ini berhasil digagalkan oleh Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim OKU Pimpinan Kanit Pidum Aiptu Omi F SE.

Perampok yang akan menggasak tauke karet di di kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komeirng Ulu ini tak berkutik setelah didor polisi Rabu (21/9) .

Pelaku Syahmin (50) warga Kelurahan Geruntang Kecamatan Bumi Waras Teluk Betung Bandar Lampung serta Gusti Yuda alias Yuda (40 ) warga Dusun  Filip 5 Desa Sumber Asri Kecamatan Rambang Lubai Muaraenim.

Tersangka Syahmin di hadapan polisi mengaku dirinya diajak oleh A temannya untuk melakukan perampokan terhadap bos karet di Kecamatan Lengkiti. Syahmin mengaku tertarik ikut beraksi setelah mendapat infromasi ada bos karet yang akan menjadi target.

Pelaku yang memiliki senjata api rakitan ini langsung menyanggupi akan membawa senjata api dan menggasak tauke karet. Senjata api tersbeut kata Syahmin, didapatnya dari membeli di daerah Tulang Bawang Lampung seharga Rp 2,2 juta,

Pria yang sudah dua kali masuk penjara ini  juga mengaku jika senjata api tersebut baru dipakai kali ini untuk merampok .

Tersangka mengaku belum sempat melakukan aksi kejahatan keburu tercium polisi lalu tertangkap.

Sedangkan Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kasat Reskrim AKP Harmianto SH, MSi didampingi PS Kanit Pidum Aiptu Omi F SE membenarkan polisi berhasil melumpuhkan dua perampok.

Menurut Kapolres, polisi berhasil mengungkap kasus perampokan ini berkat laporan masyarakat. Informasi dari masyarakat ini lalu dikembangkan dengan langsung menyebarkan anggota. Petugas lalu mengepung tempat yang akan dijadikan lokasi pencegatan bos karet Sosohbuayrayap.

Sekitar pukul 11.00 pelaku mulai bersiap-siap beraksi untuk mencegat bos karet, tampa membuang waktu polisi langsung mengepung pelaku bersenjata api ini. Mengetahui sudah terkepung, perampok mencoba melawan dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam.

Melihat bahaya yang sedang mengancam, petugas bergerak cepat dengan melumpuhkan kaki pelaku, barulah tersangka menyerahkan diri dan digelandang ke kantor polisi.(http://palembang.tribunnews.com)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.