Header Ads

Warna-warni Bunga Bakal Meriahkan Gedung DPR Saat Sidang Tahunan

Baturaja Radio - Kompleks Parlemen dipercantik untuk menyambut sidang tahunan yang akan digelar esok hari. Tahun ini, dekorasi berbeda dihadirkan karena Gedung DPR tampak lebih meriah dihiasi bunga berwarna-warni.

Pantauan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2016), bunga-bunga menghiasi area Gedung Nusantara hingga ruang paripurna. Bunga mulai dari katsuba, mawar, hingga sedap malam sudah dipasang sejak pintu masuk dan berdampingan dengan karpet merah yang membentang.

Bunga-bunga itu tidak hanya ditaruh di pot, tapi juga menghiasi setiap pojok Gedung Nusantara hingga ke pilarnya. Tidak hanya bunga asli, bunga artifisial merah putih juga disusun hingga membentuk peta Indonesia di dalam ruang paripurna.
 
Hiasan warna-warni bunga ini memberikan suasana berbeda di sidang tahunan kali ini. Tahun lalu, bunga yang dipasang tidak sebanyak kali ini. Sementara itu, di depan ruang paripurna juga dipasang gabus (styrofoam) merah putih serta logo 71 Tahun Kemerdekaan Indonesia.

Selain di dalam ruangan, aneka bunga juga sudah ditanam di seantero taman di Kompleks Parlemen sejak beberapa waktu lalu. Hal ini memberikan suasana warna-warni bisa dilihat di setiap sudut.
 
DPR sebagai tuan rumah menyebut bahwa bunga yang berwarna-warni memang dipilih untuk merepresentasikan tema tahun ini. Ketua DPR Ade Komarudin mengatakan pihaknya ingin menggambarkan keberagaman dalam cara yang sederhana.

"Warna-warni bunga menggambarkan pluralisme tapi tetap yang dominan merah putih. Ini menandakan keberagaman bangsa ini," ujar pria yang akrab disapa Akom tersebut. "Besok suasananya sederhana dan mudah-mudahan khidmat," sambungnya. Besok akan ada 3 sidang di Kompleks Parlemen dan Presiden Joko Widodo akan berpidato 3 kali. Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi akan berpidato soal kinerja lembaga. Di Sidang Bersama DPR-DPD, Jokowi akan menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Kemerdekaan Indonesia. Terakhir di Rapat Paripurna DPR, Jokowi akan berpidato soal RAPBN 2017. (detik)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.