Header Ads

Manfaat Cuka Putih

Baturaja Radio - Siapasih yang tidak mengenal cuka putih atau vinegar atau yang nama ilmiahnya asam asetat. Bahan alami yang didistilasi dari alkohol ini ternyata mempunyai manfaat yang sangat banyak. Terutama dalam hal bersih-bersih. Selain bermanfaat untuk memebrsihkan segala noda, cuka putih ternyata effisien untuk menghilangkan bau dan membunuh jamur, bakteri, serta kuman. Namun walaupun manfaatnya sangat banyak, cuka putih ini termasuk bahan alami yang tidak beracun ataupun berbahaya bagi kesehatan jika penggunaanya sesuai dengan aturan pakai serta ramah lingkungan. Berbeda sekali dengan bahan-bahan kimia desinfektan lainnya yang residunya dapat membahayakan lingkungan.

Dalam aplikasinya untuk kegunaan rumah tangga untuk memperoleh manfaat tertentu, cuka putih harus ditambahkan dengan bahan-bahan lain. Untuk menyelesaikan urusan rumah tangga dengan menggunakan vinegar, biasanya dibutuhkan beberapa bahan lain seperti garam (menghilangkan noda), baking soda (menghilangkan bau), hydrogen peroxide (pembunuh kuman). Tapi ingat jangan mencampur langsung cuka dengan bahan berbahan ammonia, karena dapat menghasilkan uap yang berbahaya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat cuka putih :: 
  • Membersihkan Baju Bayi- Tambahkan satu cangkir cuka yang sudah disaring ke air bilasan yang terakhir kali. Cara ini akan membantu menghilangkan asam pipis bayi dan juga residu sabun yang tertinggal di pakaian, membuat pakaian lebih lembut dan segar.
     
  • Bahan Pencuci Ajaib - Pakaian yang dicuci akan lebih bersih jika pada bilasan paling akhir ditambahkan satu cangkir cuka. Kandungan asam dalam cuka cukup lembut jadi tidak akan merusak kain, tapi cukup kuat untuk mengalahkan kandungan alkali dalam sabun.
     
  • Menghilangkan Bekas Deodorant - Bekas deodorant biasanya meninggalkan bekas putih di bagian ketiak, cuka dapat mengatasi masalah ini. Kucek bagian yang membekas ini dengan cuka putih, lalu cuci seperti biasa.
     
  • Mempertahankan Warna - Untuk mencegah warna pakaian tidak cepat pudar, rencam pakaian berwarna cerah selama beberapa menit dengan cuka putih sebelum dicuci.
     
  • Membersihkan dan Menghilangkan Bau Tempat Sampah - Tempat sampah bisa tetap bersih dan bebas bau dengan es cuka. Es cuka ini dibuat dengan cara mencampur air dan cuka lalu masukan cetakan es, setelah itu bekukan. Masukan campuran ini ke tempat sampah, lalu siram dengan air dingin, diamkan selama beberapa menit, lalu bersihkan.
     
  • Membersihkan Seterika - Permukaan seterika yang hangus juga dapat diatasi dengan cuka. Campurkan cuka putih dan garam secukupnya, lalu panaskan di panci kecil. Ulaskan campuran ini di permukaan seterika yang dingin untuk menghilangkan bagian yang menghitam atau gosong.
     
  • Membersihkan Kulkas - Campurkan air dan cuka dalam ukuran seimbang untuk mengelap kulkas.
     
  • Membersihkan Microwave - didihkan 1/4 cangkir cuka dan 1 cangkir air di dalam microwave. Cara ini berguna untuk menghilangkan percikan makanan dan menghilangkan bau yang tertinggal di dalam microwave.
     
  • Membersihkan Saluran Tempat Cucian di Dapur - Tuangkan satu cangkir cuka masak ke saluran tempat cuci seminggu sekali. Biarkan selama 30 menit, lalu siram dengan air dingin.
     
  • Membersihkan Peralatan Berbahan Kuningan - Peralatan berbahan kuningan, tembaga dan campuran timah akan terlihat mengkilat kalau dibersihkan dengan cara ini, campurkan satu sendok teh garam dalam satu cangkir cuka, lalu tambahkan tepung hingga berbentuk pasta. Oleskan campuran ini ke peralatan tersebut dan biarkan selama 51 menit. Cuci bersih dengan air hangat, lalu gosok dengan kain hingga kering.
     
  • Membersihkan peralatan dari Stainless Steel  - Tuangkan cuka ke kain yang lembut lalu gosokkan pada peralatan berbahan stainless steel.
     
  • Membersihkan Peralatan Masak dan Peralatan Pecah belah - Campurkan 1 1/2 sampai dua cangkir cuka masak dengan sabun cuci piring lalu gunakan untuk mencuci.
     
  • Membersihkan Lumut di Bak Mandi - Campurkan cuka dan soda lalu gunakan untuk menggosok lumut di bak mandi, setelah itu bersihkan dengan air.
     
  • Membersihkan Pintu Kamar Mandi - Untuk menghilangkan bekas-bekas sabun yang menempel di pintu kamar mandi, celupkan spon ke air dicampur cuka lalu gosokkan dan bilas dengan air.
     
  • Membersihkan Kaca Jendela - Gunakan campuran seimbang air hangat dan cuka masak. Setelah menggosokan di jendela kaca lalu keringkan dengan kain lembut.
     
  • Membersihkan meja counter dapur dan hilangkan bau amis bekas makanan dengan kain yang direndam langsung dalam cuka putih.
     
  • Membersihkan dan hilangkan bau dari dalam lubang saluran air di kamar mandi Anda dengan menuangkan satu cangkir baking soda, lalu satu cangkir cuka yang sudah dipanaskan. Diamkan selama 5 menit atau lebih, kemudian siram dengan air panas.
     
  • Untuk mencegah gelas-gelas cantik Anda kena endapan mineral, cuci kemudian semprot dengan cuka. Bilas gelas dengan air panas sebelum Anda keringkan dengan handuk. Untuk membuat gelas-gelas Anda kembali menjadi bening, rendam tisu dapur atau kain ke dalam cuka, lalu bungkus bagian dalam dan luar kaca. Diamkan sebentar sebelum dibilas bersih dengan air.
     
  • Menyingkirkan endapan kapur dalam ceret air dengan menambahkan setengah cangkir cuka ke dalam sedikit air, lalu biarkan semalaman. Jika endapan tersebut masih membandel, rebus cuka (tanpa air) langsung di dalam ceret selama beberapa menit, dinginkan dan bilas dengan air biasa.
     
  • Membersihkan endapan mineral di dalam coffee maker Anda dengan cuka. Isi water reservoir dengan satu cangkir cuka atau lebih dan nyalakan mesin seperti biasa. Setelah itu jalankan mesin sekali atau dua putaran lagi dengan air biasa untuk membilas bersih. (Periksa manualnya terlebih dahulu, ya.)
     
  • Menghapus noda kopi atau teh di cangkir Anda dengan cara menggosok lembut menggunakan campuran perbandingan 50:50 antara garam (atau baking soda) dan cuka. Bilas bersih.
     
  • Untuk wadah plastik bernoda dan bau makanan, lap dengan kain dibasahi dengan cuka putih.
     
  • Menghilangkan bau dari kotak makanan dengan meletakkan sepotong roti yang telah direndam cuka putih. Biarkan semalaman.
     
  • Menghapus kabut di leher toples kaca, vas bunga, dan botol dengan menuang sedikit cuka dalamnya dan membiarkannya selama beberapa jam. Tambahkan sedikit beras atau pasir lalu kocok kuat-kuat untuk melonggarkan noda membandel. Ulangi jika perlu. Bilas bersih.
     
  • Membersihkan tirai blind Anda dengan memakai sepasang sarung tangan katun putih. Celupkan jari bersarung ke dalam larutan cuka putih dan air keran hangat (perbandingan 50:50), lalu gosok jari-jari Anda di kedua sisi dari masing-masing blind.
     
  • Membersihkan logam alami dengan mencampur cuka putih kedalam untuk 2 sendok makan krim tartar untuk hingga terbentuk adonan. Gosokkan pada permukaan logam dan biarkan mengering. Cucinya dan keringkan dengan kain lembut.
     
  • Mencegah semut dengan menyemprotkan cuka di luar pintu dan jendela, sekitar peralatan dan dimana pun Anda menemukan hama masuk ke rumah Anda.
     
  • Menyingkirkan lalat buah dengan meletakkan sebuah piring kecil berisi cuka putih.
     
  • Melepaskan label, stiker, atau tag harga, tutup dengan kain yang telah direndam dalam cuka putih. Biarkan kain semalaman dan esok harinya pasti lebih mudah melepas label tersebut.
     
  • Menghilangkan bakteri pada spons dan lap piring dengan meletakkannya dalam air hingga terendam semua. Kemudian tambahkan seperempat cangkir cuka. Biarkan terendam semalaman.
     
  • Menyingkirkan endapan kalsium pada kran dengan merendam kain atau tisu dapur dalam cuka putih lalu bungkus daerah tersebut dengan erat. Biarkan selama beberapa jam atau semalaman.
     
  • Menghapus endapan sabun di kran dengan menggosok larutan 1 bagian garam dan 4 bagian cuka putih pada permukaannya.
     
  • Membunuh kuman di seluruh kamar mandi dengan semprotan cuka putih. Lap bersih dengan kain lembab.
     
  • Menghilangkan kotoran, jamur, dan noda dari, ubin, tirai atau pintu kaca kamar mandi, bersihkan dengan cuka putih. Bilas dengan air.
     
  • Membersihkan kotoran hewan peliharaan dengan terlebih dahulu mengelapnya sampai kering dengan di daerah itu. Tuang campuran cuka putih dan air di sekitar noda. 
     
  • Menghilangkan bau bangkai tikus atau hewan pengerat lainnya (setelah membersihkan semua sisa bangkai) dengan mengelap daerah tersebut dengan cuka putih atau pemutih.Jangan menggunakan cuka putih pada marmer. Asam dapat merusak permukaan.
     
  • Untuk melembutkan kuas cat yang sudah mengeras, rendam dalam panci berisi cuka terlebih dahulu selama satu jam sebelum didihkan di atas api. Tiriskan dan bilas bersih.
     
  • Menghapus lumpur dan noda dari plastik, fiberglass, atau peralatan olahraga yang terbuat dari aluminium dengan mengoleskan adonan dari 1 bagian cuka dan 3 bagian baking soda. Bersihkan dengan air sabun dan bilas dengan air jernih.
     
  • Untuk menghilangkan kabut dalam botol bayi, isi dengan air panas dan cuka (50:50). Diamkan selama setidaknya satu jam. Gosok dengan sikat botol.
     
  • Untuk membersihkan dan mensterilkan mainan bayi, tuang sedikit cuka kedalam air sabun.
     
  • Membersihkan buku bayi berbahan vinil atau buku-buku hardcover dengan menyekanya menggunakan cuka. Lap bersih dengan spons lembap atau kain.
     
  • Bersihkan dan hilangkan bau urin di atas kasur dengan larutan cuka dan air. Lalu taburi daerah tersebut dengan soda kue, biarkan kering. Sikat atau vakum residu setelah mengering.
     
  • Menghapus noda ketiak - Semprotkan cuka putih pada noda sebelum mencuci dan noda akan hilang.
     
  • Melembutkan kain, tambahkan 1/2 cangkir cuka putih saat mencuci. Ini tidak hanya akan mencegah benang menempel pada pakaian dan menjaga warna, tapi juga akan menyingkirkan sisa sabun dari pakaian yang Anda cuci atau di mesin cuci.
     
  • Segarkan udara. Ada saja aroma tak sedap yang bisa muncul di rumah. Tak perlu membeli produk penyegar udara, asam asetat pada cuka mampu menyerap bau mampu menetralisasi bau. Anda juga dapat menggunakannya untuk mengelap permukaan dalam ruangan supaya segar.
     
  • Memperpanjang hidup bunga. Karangan bunga hidup untuk menghias ruangan memang tak akan lama bertahan. Mereka seringnya akan layu setelah hanya beberapa hari. Pertahankan kesegaran bunga lebih lama dengan menambahkan dua sendok makan cuka putih di vas.
    sumber : diajengsurendeng.blogspot.com

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.